5 Makanan dari Olahan Kacang Tolo

Banyak manfaat kacang tolo yang menyehatkan tubuh dan menjaga tubuh tetap bugar

Selain kacang merah, kedelai dan kacang tanah, terdapat satu jenis kacang-kacangan yang kerap menjadi bahan olahan masakan, yakni kacang tolo. Bukan tanpa alasan mengapa salah satu jenis kacang-kacangan ini kerap diolah menjadi masakan, banyak manfaat kacang tolo yang menyehatkan tubuh dan menjaga tubuh tetap bugar.

Selain disebut dengan kacang tolo, kacang jenis ini juga dikenal dengan nama tunggak, dadap hingga kacang kebo. Pada umumnya, kacang jenis ini dijual dalam bentuk kering sehingga masyarakat yang ingin mengolahnya menjadi masakan terlebih dahulu harus merendam agar mengembang setelahnya baru bisa diolah dan dimasak.

Olahan dari Kacang Tolo

Banyak masakan yang bisa dibuat menggunakan kacang tolo, bahkan hingga ratusan resep tersebar di internet mengenai cara mengolah kacang tolo menjadi masakan yang menyehatkan. Selain dibuat menjadi sayur sendiri, kacang tolo juga bisa menjadi bahan tambahan sayuran lain karena sifatnya yang fleksibel dan tidak merusak rasa, berikut beberapa jenis makanan kacang tolo.

  • Bakwan kacang tolo.
  • Pie basah isi kacang tolo.
  • Serabi kacang tolo.
  • Onde-onde isi kacang tolo.
  • Sayur kacang tolo.

Manfaat Kacang Tolo

Bukan tanpa alasan mengapa salah satu jenis kacang-kacangan ini kerap dijadikan sebagai olahan masakan atau sekadar bahan tambahan dalam masakan. Hal itu dikarenakan kacang tolo memiliki berbagai komponen zat gizi yang sangat penting untuk tubuh. Berikut ini beberapa manfaat yang diberikan kacang tolo untuk tubuh.

  • Protein

Manfaat pertama dan yang utama dari kacang tolo adalah kandungan protein, kacang jenis ini merupakan sumber protein yang baik. Terlebih bagi seseorang yang memang tidak mengonsumsi daging, protein merupakan zat gizi yang sangat penting dibutuhkan tubuh. Termasuk dalam membentuk otot, jaringan kulit, rambut dan kuku.

Asupan protein orang dewasa laki-lai setidaknya mencapai angkat 62-65 gram protein dalam satu harinya dan untuk perempuan sebanyak 56-57. Sementara itu, 100 gram kacang tolo dalam data komposisi pangan Indonesia yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Indonesia mampu memberi 24,4 gram protein.

  • Zink

Kacang tolo juga merupakan sumber zink, salah satu mineral sangat penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Meski jumlah zink yang dibutuhkan tubuh tidak banyak, namun kandungan ini berfungsi mengaktivasi sel T yang memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Jika seseorang kekurangan zink, maka sistem kekebalan tubuh mereka otomatis akan menurun.

  • Folat

Konsumsi kacang tolo sebanyak satu cangkir teh penuh mampu memberi 52 persen asupan folat harian yang disarankan dipenuhi tubuh. Folat berperan penting dalam menciptakan materi genetik, merupakan gen pada setiap makhluk hidup dan akan diturunkan kepada anak mereka. Hal inilah yang membuat folat menjadi penting selama masa pertumbuhan anak.

  • Kalsium

Kacang tolo juga merupakan bahan nabati alami yang tinggi akan kalsium, data komposisi pangan Kemenkes RI menyebutkan bahwa dalam 100 gram kacang tolo kecing mengandung 481 mg kalsium. Jumlah ini bahkan sudah bisa memenuhi hingga hampir setengah cukup gizi kalsium orang dewasa, yakni sebesar 1.000 mg dalam setiap harinya.

  • Serat

Manfaat kacang tolo selanjutnya untuk kesehatan muncul dari komposisi serat, serat ini mampu membantu dalam beberapa hal terkait masalah pencernaan. Seperti melancarkan pencernaan, mencegah sembelit hingga mencegah gejala irritable bowel syndrome. Selain itu, serat yang ada juga bisa menjaga tingkat kolesterol di dalam aliran darah serta mengurangi risiko penyakit jantung.

Read More

Hiperkalemia

Kelebihan kalium dalam darah dapat menimbulkan gejala seperti sesak nafas dan mual.

Hiperkalemia adalah gangguan di dalam tubuh yang disebabkan oleh kadar kalium dalam darah yang lebih tinggi dari normal. Kalium merupakan zat kimia yang sangat penting untuk fungsi sel saraf dan otot, termasuk di bagian hati. Kadar kalium normal dalam darah manusia berkisar antara 3,6 hingga 5,2 mmol/L.

Gejala

Pada tahap awal, seseorang belum merasakan gejala apapun, karena kadar kalium belum mencapai tingkat yang tinggi. Namun, jika kadar kalium di dalam tubuh telah mencapai lebih dari normal, maka berpotensi menimbulkan gejala sebagai berikut:

  • Mual atau muntah.
  • Mudah lelah.
  • Sesak nafas.
  • Denyut bergerak secara tidak teratur.
  • Nyeri di dada.
  • Pingsan secara mendadak.
  • Perdarahan yang parah di bagian perut.
  • Tumor.

Penyebab

Seseorang yang mengalami hiperkalemia biasanya disebabkan karena gangguan pada ginjal seperti gagal ginjal akut dan penyakit ginjal kronis. Penyebab lain bisa dipengaruhi oleh faktor berikut:

  • Trauma.
  • Penyakit Addison.
  • Dehidrasi.
  • Mengkonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang.
  • Sel darah merah yang hancur karena seseorang mengalami luka parah atau luka bakar.
  • Mengkonsumsi suplemen secara berlebihan.
  • Penyakit diabetes tipe 1.

Diagnosis

Jika Anda merasakan gejala yang disebutkan di atas, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. Ada dua cara untuk mendiagnosis kondisi Anda, antara lain tes darah atau tes urine. Anda mungkin diminta untuk melakukan tes darah secara rutin. Setelah melakukan tes, Anda dapat melihat hasilnya. Tes tersebut juga dapat menunjukkan jika Anda punya masalah pada kadar kalium Anda.

Jika Anda memiliki kadar kalium yang tinggi, menurut hasil tes, Anda diminta untuk melakukan pemeriksaan secara rutin. Hal tersebut menunjukkan bahwa Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda memiliki kadar kalium yang tinggi sehingga suatu gejala dapat muncul.

Pengobatan

Dokter dapat memberikan Anda obat untuk mengatasi hiperkalemia. Berikut adalah pengobatan yang dapat dilakukan:

  • Kalsium glukonat

Kalsium glukonat merupakan pengobatan yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar kadar potasium untuk mencegah risiko penyakit jantung. 

  • Diuretik

Diuretik merupakan pengobatan lain yang dapat dilakukan dengan mengeluarkan air kecil lebih banyak. Diuretik juga bisa berpotensi meningkatkan kalium sehingga dapat mempengaruhi kondisi ginjal manusia.

  • Resin

Resin merupakan pengobatan lain yang dapat dilakukan dengan meminumnya, untuk membantu menurunkan kadar potasium.

  • Hemodialisis

Hemodialisis, atau cuci darah, merupakan pengobatan lain yang dapat dilakukan jika kadar kalium tinggi disebabkan oleh gagal ginjal. Hemodialisis merupakan pengobatan yang terbaik untuk mencegah hiperkalemia. Hal tersebut dilakukan pada saat ginjal tidak dapat menyaring darah secara efektif.

Pencegahan

Selain pengobatan di atas, Anda dianjurkan untuk melakukan pencegahan sebagai berikut:

  • Mengurangi asupan kalium seperti pisang, kacang polong, kentang, susu, daging sapi, dan ikan.
  • Mengkonsumsi lebih banyak air.
  • Tidak menggunakan obat-obatan yang dapat memicu hiperkalemia.

Ketika Berkonsultasi Dengan Dokter

Itulah informasi mengenai hiperkalemia yang sebaiknya Anda ketahui. Jika Anda mengalami beberapa hal seperti merasa lelah, mual atau muntah, atau kesulitan bernafas, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Selama Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter akan menanyakan Anda beberapa pertanyaan seperti:

  • Kapan Anda mengalami hiperkalemia?
  • Apa saja gejala yang dialami?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah kondisinya semakin baik atau buruk?

Kesimpulan

Hiperkalemia adalah salah satu gangguan yang serius di dalam tubuh dimana masalah tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala seperti sesak nafas. Meskipun demikian, ada berbagai pengobatan yang dapat dilakukan untuk mencegah masalah seperti ini. Selain itu, Anda juga perlu menerapkan beberapa hal yang dianjurkan di atas untuk mencegah terjadinya hiperkalemia.

Read More

Manfaat Bedong Bayi yang Perlu Diketahui

Salah satu alasan mengapa para ibu suka membedong bayi adalah memberi kenyamanan dan beberapa alasan lain yang bagus. Salah satunya adalah agar bayi bisa menyesuaikan suhu tubuh segera setelah, namun demikian tidak sedikit yang belum tahu bagaimana cara bedong bayi yang benar dan mudah untuk dilakukan serta tidak membuat bayi merasa kesakitan.

Membedong bayi merupakan kebiasaan yang umum dilakukan sebelum abad ke-18, karena dinilai memberi banyak manfaat, praktik ini dilanjutkan bahkan hingga saat ini. Membedong bayi sangat bermanfaat bagi para orang tua, jika menginginkan bayinya tidur terlelap. Sehingga para orang tua juga bisa beristirahat dengan tenang saat malam hari.

Manfaat Bedong Bayi

Membantu Tidur Bayi Lebih Baik

Bayi akan terlindungi dari gerakan tiba-tiba saat terlelap tidur, sehingga kualitas tidur yang didapatkan juga akan maksimal. Sementara itu, usia bayi untuk berhenti dibedong bervariasi, tetapi pada umumnya setelah memasuki usia tiga bulan. Membedong memberikan kenyamanan seperti pada saat bayi di rahim, terlebih ketika digunakan ketika bayi tidur.

  • Mengurangi Tangisan Bayi

Hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 di Wilhelmina Children’s Hospital dan di University Medical Center Ulbrecht dengan memonitor 398 bayi dari lahir hingga usia tiga bulan dengan pengelompokan dibedong dan tidak menyebutkan bahwa membedong bayi mampu menurunkan tangisan pada kelompok umur bayi tertentu.

  • Risiko Hip Dysplasia

Bayi yang dibedong memiliki risiko lebih tinggi mengalami hip dysplasia ketimbang bayi yang tidak dibedong. Hal ini ditunjukkan dengan sebanyak 17 persen bayi baru lahir memiliki tanda hip dysplasia yang biasanya hilang seiring waktu tanpa adanya penanganan. Bayi dengan hasil pemeriksaan fisik sehat bisa mengalami kondisi ini nantinya.

Cara Bedong Bayi

Ketika membedong bayi, hal yang diperhatikan adalah memastikan si bayi tidak terikat dan terlilit kain terlalu kencang. Perlu menyisakan sedikit ruang agar bayi bisa bergerak, selain itu juga untuk mengurangi risiko terjadinya dyplasia pinggul pada si bayi. Berikut ini beberapa langkah mudah untuk membedong bayi dengan aman.

  • Persiapkan kain yang nyaman, bisa menggunakan kain yang terbuat dari bahan 100 persen katun untuk memberikan kenyamanan pada bayi.
  • Letakkan kain pada bidang yang datar dan aman, sehingga ketika diaplikasikan pada bayi tidak menimbulkan bahaya.
  • Kemudian tarik ujung atas kain, jika bisa pastikan kain membentuk diamond, lalu letakkan bayi pada posisi di tengah kain tepat di atas ujung kain yang baru saja ditarik.
  • Perhatikan batas kain, harus sejajar dengan bahu bayi. Kemudian tarik ujung kain sebelah kiri dan kemudian lilitkan pada tubuh anak.
  • Untuk melilitkan kain ke tubuh anak bisa dilakukan dengan menarik lurus kain ke arah ujung bawah dan letakkan sisa kain di bawah tubuh si kecil.
  • Jika sudah mulai melilitkan, pastikan tangan si bayi tidak bergerak dan tetap berada di samping tubuhnya.
  • Kemudian tarik ujung kain satunya yakni kain sebelah kanan, tarik ke bawah bayi lalu lilitkan ke arah bawah tubuh bayi.
  • Jika masih ada sisa kain, bisa diikatkan pada bagian kaki si bayi. Namun, perlu diingat bahwa harus menyisakan ruang agar kaki bayi masih bisa leluasa untuk bergerak.
  • Jangan mengikat terlalu kencang, untuk menghindari kondisi dyplasia pinggul pada bayi, langkah terakhir dari cara bedong bayi adalah melipat dan menyematkan bagian bawah kain di ikatan si kecil, namun jika ingin membiarkan tetap panjang juga bisa.
Read More

Peroleh Tidur Lebih Nyenyak dengan Mendengarkan Musik Relaksasi

Setelah lelah beraktivitas, harapannya Anda dapat beristirahat dengan baik ketika malam. Namun, menjelang tidur kadang mata justru sulit terpejam karena banyak sekali hal yang melintas di pikiran. Tahukah Anda, mendengarkan musik relaksasi dapat membantu tidur menjadi lebih cepat dan lebih berkualitas?

Lalu, musik seperti apakah yang sebaiknya didengarkan sebelum tidur?

Pilihan musik relaksasi

Jenis musik relaksasi umumnya berupa musik-musik yang bertempo lambat dan menggunakan instrumen melodik tunggal, misal hanya piano. Tapi, tentu hal tersebut tidak mutlak. Terdapat beberapa pilihan musik lain yang memberikan efek relaksasi, seperti di bawah ini.

– Musik klasik kontemporer

Jenis musik ini memiliki tempo yang lambat dan mengalir. Tanpa nada yang naik atau turun secara signifikan. Dari awal sampai akhir, musiknya cenderung mengalun. Sehingga pendengarnya dapat menjadi lebih rileks.

– Musik akustik

Bagi banyak orang, musik akustik tanpa suara vokal dirasa memberikan efek menenangkan. Dari berbagai jenis alat musik, akustik gitar cocok untuk dijadikan musik relaksasi yang didengarkan sebelum tidur.

– Musik meditasi atau suara alam

Musik-musik untuk meditasi atau savasana saat yoga, sebagian besar memang merupakan musik relaksasi.

Selain itu, suara alam juga cukup ampuh untuk memberikan efek tenang. Angin semilir, gemericik air, gemerisik daun, hingga kicau burung, biasanya dapat membuat Anda lebih rileks.

Dengan pikiran yang tenang dan rileks, Anda akan lebih mudah tidur. Tak hanya itu, tidur Anda pun dapat lebih nyenyak dan berkualitas.

Perlu dipahami, musik relaksasi bukanlah musik yang sedih. Sebaiknya, Anda tidak mendengarkan musik dengan emosi yang terlalu kuat, baik sedih maupun gembira, sebelum tidur.

Manfaat musik relaksasi

Musik dapat memengaruhi tubuh dan pikiran. Efeknya dapat beragam, ada musik yang memengaruhi pernapasan dan detak jantung, memicu pelepasan hormon, merangsang sistem kekebalan tubuh, hingga meningkatkan pusat kognitif dan emosional di otak.

Oleh karenanya, mendengarkan musik relaksasi dapat membantu Anda mengaktifkan ‘mode tidur’, baik secara fisik maupun psikis. Mengapa musik relaksasi dapat memperbaiki kualitas tidur?

Sebab jenis musik ini dapat membantu Anda menjadi lebih rileks, dengan berbagai cara. Beberapa di antaranya adalah memperlambat pernapasan, menurunkan detak jantung, menurunkan tekanan darah, menenangkan sistem saraf, meredakan otot yang tegang, serta memengaruhi hormon.

Tubuh kita memiliki hormon yang menghalangi tidur, yaitu kortisol. Sebaliknya, ada pula hormon-hormon yang mempercepat tidur dan memperbaiki kualitas tidur, seperti serotonin dan oksitosin. Nah, musik relaksasi dapat merangsang pelepasan serotonin dan oksitosin, sekaligus menghambat pelepasan kortisol.

Beberapa penelitian memang menyatakan bahwa mendengarkan musik relaksasi dapat mengatasi gangguan tidur. Dengan mendengarkan musik relaksasi, disebutkan bahwa stres dan kecemasan juga berkurang.

Tidur Anda akan semakin nyenyak, bila sebelum berbaring sambil mendengarkan musik relaksasi, Anda mandi dengan air hangat terlebih dahulu. Tempat tidur juga dipastikan sudah bersih dan rapi, serta gunakan lampu tidur yang remang-remang.

Selanjutnya, mulailah berbaring sambil mendengarkan musik relaksasi. Sebaiknya, musik ini tidak didengarkan dengan menggunakan earphone, sebab akan membuat Anda tidak nyaman saat berbaring.

Sambil mendengarkan musik relaksasi, cobalah mengatur napas. Tariklah napas dalam selama kurang lebih empat detik. Ketika menghembuskan napas, niatkanlah untuk turut menghembuskan rasa cemas yang mengganggu Anda. Ulangi hal ini, hingga detak jantung melambat dan pikiran terasa lebih tenang.

Read More

Inilah Pengobatan Absestosis

Merupakan penyakit paru-paru yang muncul disebabkan karena paparan serat asbes dalam jangka waktu yang panjang disebut dengan absestosis. Penyakit ini cukup berbahaya, karena gejala yang muncul baru bertahun-tahun setelah seseorang sudah terlebih dahulu terpapar serat asbes. Tentunya menjadi perhatian tersendiri bagi seseorang yang ingin memakai bahan bangunan yang satu ini.

Asbes adalah salah satu jenis mineral yang pada umumnya dipakai untuk atap bangunan, bahan ini tidak akan membahayakan kesehatan jika kondisinya masih bagus dan baik. Namun apabila sudah rusak, asbes bisa mengeluarkan debu halus yang mengandung serat asbes. Serat asbes merupakan penyebab utama seseorang mengidap penyakit paru-paru.

Pengobatan Absestosis

Diagnosis dari penyakit ini adalah dokter akan menanyakan gejala awal yang dialami para pasien beserta riwayat penyakit dan terkait pekerjaan pasien apakah berkaitan dengan kondisi rentan terpapar debu asbes. Selain itu, dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan termasuk fisik dan pemeriksaan fisik pada dada.

Selanjutnya dokter akan melakukan pemindaian dengan Rontgen dada dan CT scan, tujuannya adalah melihat gambaran mengenai kondisi paru-paru. Dilanjutkan dengan tes fungsi paru, gunanya untuk mengetahui fungsi pernapasan dan mengukur jumlah serta tes kecepatan udara yang dihirup dan dihembuskan oleh penderita.

Terakhir adalah melakukan pengambilan sampel jaringan yang disebut biopsi terkait cairan yang terdapat di dalam paru-paru, tujuannya adalah untuk mendeteksi adanya kelainan di dalam paru-paru tersebut. Ketika diagnosa sudah diketahui, nantinya dokter akan menyarankan pasien melakukan pengobatan jika ternyata terbukti mengidap penyakit ini.

Tujuan dilakukannya pengobatan adalah meredakan gejala dan memperlambat pertumbuhan penyakit seta mencegah komplikasi. Berikut ini terdapat beberapa metode pengobatan yang nantinya akan dilakukan oleh para pasien atau penderita penyakit ini.

  • Pemberian oksigen dengan tujuan mengatasi kekurangan oksigen yang diakibatkan adanya gangguan pernapasan.
  • Terapi rehabilitasi pada paru-paru, tujuannya untuk membantu agar paru bisa bekerja secara lebih efektif.
  • Pasien juga akan diberikan teknik pernapasan, selain itu jika pasien sudah mengalami penurunan fungsi paru maka disarankan untuk tranplantasi atau cangkok paru-paru.

Ketika menjalani masa pengobatan penderita diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan dokter secara rutin, pemindaian dan tes fungsi paru secara berkala akan dilakukan dokter guna mengetahui sampai mana perkembangan dari pengobatan yang dilakukan para pasien. Terdapat beberapa hal yang nantinya disarankan dokter agar dijalankan oleh para pasien, seperti berikut ini.

  • Sebisa mungkin menjauhi paparan debu asbes, supaya penderita tidak semakin berada dalam kondisi memburuk.
  • Apabila pasien adalah perokok aktif maka sebisa mungkin menghentikan kebiasaan tersebut dan berusaha untuk menjauhi asap rokok.
  • Melakukan vaksinasi flu dan pneumonia, tujuannya adalah untuk mengurangi risiko dari adanya infeksi paru-paru.

Pencegahan Absestosis

Sebagai cara terbaik untuk mencegah adanya infeksi penyakit ini yang paling utama adalah menghindari paparan asbes. Terlebih bagi seseorang yang bekerja di bidang yang rentan terhadap paparan asbes. Cara pencegahan bisa dilakukan dengan menggunakan pelindung wajah dan pakaian khusus ketika sedang bekerja, seperti memakai masker dan lain sebagainya.

Apabila bangunan rumah menggunakan asbes dan sudah rusak, segera diganti dengan bahan lain yang lebih aman. Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa asbes rusak merupakan penyebab utama seseorang bisa terkena penyakit paru-paru ini. Guna pencegahan lebih awal, segera lakukan pemeriksaan ke dokter setelah muncul gejala penyakit ini supaya mendapat penanganan tepat.

Read More

Mengenal Dampak Pola Asuh Otoriter Terhadap Kepribadian Anak

Pemilihan pola asuh sama sekali bukan hal yang mudah. Dilatarbelakangi oleh banyak faktor, kadang orang tua memilih untuk menerapkan pola asuh otoriter.

Tidak ada yang menyatakan bahwa mengasuh anak adalah hal yang mudah. Namun, menerapkan pola asuh otoriter yang cenderung menuntut anak untuk selalu menuruti keinginan orang tua juga bukanlah pilihan ideal. Baik bagi anak, maupun orang tua sendiri.

Sebelum bicara terkait dampak pola asuh tersebut kepada kepribadian anak, mari kita kenali terlebih dahulu ciri-ciri dari pola asuh otoriter ini.

Ciri pola asuh otoriter

Pola asuh ini biasanya berangkat dari keyakinan orang tua bahwa perilaku anak harus dibentuk dengan standar yang ketat. Tidak heran, dalam pelaksanaannya gaya pengasuhan ini cenderung keras, mengendalikan, memiliki tuntutan yang tinggi, dengan penghargaan yang sangat minimal terhadap anak.

Lebih jelas, di bawah ini adalah ciri-ciri pola asuh otoriter:

1. Banyak aturan

Biasanya, dalam pola asuh otoriter ada banyak sekali aturan orang tua yang harus diikuti oleh anak. Hampir setiap aspek kehidupan anak akan diatur oleh orang tua, termasuk bagaimana anak harus bersikap di rumah dan di depan umum.

Bagian yang sangat menyedihkan dan membingungkan bagi anak, mereka tidak pernah mendapat penjelasan mengapa aturan-aturan tersebut perlu diikuti.

2. Sikap orang tua cenderung dingin

Pujian dan dukungan bukanlah hal yang akan diperoleh anak yang tumbuh dalam pola asuh otoriter. Orang tua cenderung dingin dan kasar, lebih banyak meneriaki dan mengomel. Orang tua juga jarang sekali mau mendengarkan anak. Pokoknya, hal terpenting adalah menerapkan kedisiplinan.

3. Komunikasi satu arah

Hampir tidak ada komunikasi dari hati ke hati antara orang tua dan anak yang ada dalam pola asuh otoriter. Keputusan akan diambil secara sepihak oleh orang tua. Anak tidak akan dilibatkan dalam pengambilan keputusan, tidak akan mendapat penjelasan mengapa keputusan tersebut perlu diambil, tetapi anak harus mematuhi dan menyetujui setiap keputusan.

4. Penerapan hukuman yang kasar

Dalam pola asuh otoriter, rasa takut dijadikan alat untuk mengontrol anak. Saat anak membuat kesalahan, orang tua tidak akan mengajaknya berdiskusi dan menjelaskan letak kesalahan tersebut, tapi akan menghukum anak dengan penuh marah dan kasar. Tak sedikit yang bahkan melibatkan tindak kekerasan fisik.

5. Tidak memberi pilihan pada anak

Orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter bertindak sangat dominan. Jangankan untuk mengambil keputusan atau memilih, anak bahkan tidak akan diberi kesempatan untuk sekadar menyampaikan pendapatnya.

Dampaknya bagi anak

Sudah dapat dibayangkan, anak yang tumbuh dalam pola asuh otoriter akan tertekan. Tidak ada kehangatan yang diperolehnya dan ia hidup dalam rasa takut yang cenderung konstan.

Banyak kasus menunjukkan, tingkat depresi anak yang tumbuh dalam pengasuhan otoriter ini cenderung tinggi. Anak juga menjadi takut mengemukakan pendapat, sulit mengambil keputusan, dan memiliki keterampilan sosial yang kurang baik.

Tingkat harga diri anak pun cenderung rendah dan anak tidak familier dengan kehangatan. Bahkan, beberapa anak jadi menganggap bahwa kekerasan merupakan sesuatu yang normal untuk dilakukan. Terlebih pada orang tua yang kerap melakukan hukuman dalam bentuk kekerasan fisik, rata-rata anak memiliki masalah perilaku. Sebagai contoh, anak menjadi pribadi yang sangat agresif di luar rumah.

Pola asuh otoriter ini kerap bersifat turun-temurun. Anak yang diasuh dalam pola tersebut, besar kemungkinan akan mengasuh anaknya dengan pola yang sama. Menimbang besarnya dampak negatif dari pola asuh ini, maka pola asuh otoriter sangat tidak disarankan.

Read More

Menilik Perbedaan Asam Askorbat dan Asam Sitrat

Asam askorbat alami biasanya bersumber buah-buahan sitrus seperti jeruk

Dalam menjalankan mekanismenya, tubuh membutuhkan beragam zat agar berlangsung dengan lancar. Salah satu zat yang dibutuhkan adalah asam askorbat. Tubuh membutuhkan zat itu untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin c. Sebab, begitu banyak fungsi vitamin c dalam serangkaian mekanisme kerja tubuh.

Tubuh Anda membutuhkan vitamin C untuk pertumbuhan jaringan, perbaikan dan penyembuhan luka. Vitamin C juga mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel-sel dari zat-zat yang merusak DNA.

Fakta di lapangan menyebutkan bahwa ada sesuatu yang memiliki peran dan fungsi serupa dengan asam askorbat, yakni asam sitrat. Pertanyaannya adalah, apakah asam sitrat itu benar-benar identik dengan asam askorbat sehingga keberadaannya bisa untuk menggantikan asam askorbat? Berikut penjelasannya:

Definisi dan Pengertian

Untuk dapat mengidentifikasi keduanya, kita harus mengerti dahulu secara mendetail mengenai apa itu asam askorbat dan asam sitrat.

  • Asam Askorbat

Asam askorbat adalah nama bahan kimia alami dari vitamin C. Zat ini banyak ditemukan dalam buah, meski tak sedikit pula sayuran yang mengandung asam askorbat. Buah-buahan seperti jeruk, limau, hingga kiwi merupakan deretan jenis yang banyak mengandung asam askorbat. 

Menurut National Institutes of Health, kecukupan gizi yang dianjurkan untuk vitamin C adalah sebesar 75 mg untuk wanita dewasa dan 90 mg untuk pria. Sedangkan untuk perokok, memerlukan tambahan vitamin C sekitar 35 mg setiap hari.

Vitamin C termasuk dalam vitamin larut air dan tidak dapat disimpan dalam tubuh jika asupannya berlebihan. Beberapa bahan makanan seperti buah dan sayur akan berkurang kandungan vitamin C-nya saat terkena panas, sehingga asam askorbat dapat ditambahkan kembali ke makanan untuk meningkatkan atau mengganti vitamin C yang hilang selama proses memasak.

Sementara itu, asam askorbat umumnya digunakan untuk mengobati dan mencegah kekurangan vitamin C atau yang biasa disebut dengan skorbut (penyakit kekurangan vitamin C pada tubuh).

  • Asam sitrat

Sebenarnya asam sitrat tidak jauh berbeda dengan asam askorbat. Perbedaan yang paling kentara adalah senyawa ini merupakan buatan manusia atau sintetis. Asam sitrat juga memiliki antioksidan dan merupakan asam organik lemah yang ditemukan pada daun dan buah tumbuhan genus citrus. Senyawa ini merupakan bahan pengawet yang bisa digunakan sebagai penambah rasa asam pada makanan dan minuman ringan. 

Beragam Fungsi

Sifat utama asam askorbat dan asam sitrat merupakan antioksidan. Hal itu menjadikan keduanya dapat membantu menghilangkan oksigen selama proses produksi dan penyimpanan makanan. Oleh karena itu, baik asam askorbat dan asam sitrat memiliki fungsi utama sebagai penjaga kesegaran makanan dan rasa. Meski memang ada beragam fungsi lain dari keduanya.

Asam sitrat merupakan pengawet yang lebih umum digunakan, karena harganya lebih murah dan tersedia dalam jumlah banyak. Asam sitrat juga dapat menurunkan pH makanan dan minuman sehingga membantu cegah pertumbuhan bakteri dan mikroba.

Sedangkan asam askorbat melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk mempertahankan warna alami pada makanan tertentu, terutama buah-buahan, sayuran dan bahkan daging yang bisa berubah menjadi kecokelatan ketika terkena oksigen.

Mengenai Rasa

Kedua senyawa ini sama-sama digunakan dalam pengolahan makanan. Akan tetapi ada perbedaan rasa yang dapat mempengaruhi produk makanan yang dicampurkan.

Asam askorbat memiliki rasa yang sedikit pahit dan masam, sedangkan asam sitrat memiliki rasa yang tidak terlalu getir dan masam sehingga lebih disukai untuk meningkatkan rasa makanan seperti kue, minuman soda, minuman kemasan, dan permen.

Itulah beberapa hal yang sekiranya bisa membantu Anda mengidentifikasi perbedaan di antara asam askorbat dan asam sitrat. Kendati keduanya sama-sama dibutuhkan oleh tubuh, tetapi penggunaan yang tidak bertanggung jawab (berlebihan) bisa saja menimbulkan masalah kesehatan. 

Read More

Risiko Chemical Peel Sendiri di Rumah

Tidak diragukan lagi bahwa banyak orang terutama perempuan ingin mempunyai wajah yang putih, bersih dan terlihat segar. Tak sedikit perempuan yang melakukan segara cara baik menggunakan berbagai macam produk kosmetik hingga menjalani perawatan Chemical Peel. Meski demikian, salah satu perawatan wajah ini bisa saja merusak wajah jika dilakukan dengan asal.

Tujuan perawatan ini memang baik yakni memperbaiki dan membuat lembut lapisan kulit terluar yang sudah rusak. Namun, perawatan ini juga bisa membuat kulit wajah mengelotok hingga memerah seperti terbakar. Hal ini diakibatkan karena adanya pengelupasan kulit ketika melakukan perawatan wajah ini, dampak lainnya adalah gampang terserang flek atau bintik hitam.

Dampak Chemical Peel

Elastisitas pada kulit akan berkurang jauh jika kulit tersebut menjadi tipis dan biasanya akan sangat sensitif terhadap sinar matahari. Selain itu, kulit tidak memiliki pigmen yang cukup melindunginya dari penuaan dini. Hal ini membuat seseorang memerlukan perawatan ekstra, alasannya karena kulit tak jarang terlihat menampakkan garis-garis harus.

Pakar kulit dan kelamin, Dr Retno Iswari Tranggono, SpKK menyebut bahwa tidak benar-benar ada istilah beauty is pain. Menurutnya kulit cantik dan sehat bukan merupakan hasil dari perawatan dengan cara instan. Melainkan menggunakan perawatan yang benar-benar rutin dan selalu terjaga kondisinya.

Diakui oleh Dr Retno Iswari Tranggono, SpKK bahwa kulit perempuan Indonesia tidak akan pernah seputih kulit perempuan Jepang atau China. Hal ini berdasar pada melalin atau zat warna kulit yang terdapat di dalam tubuh perempuan Aisa sudah cukup banyak. Hal ini berdampak pada proses pemutihan maka pigmen yang seharusnya menolak sinar matahari malah berkurang.

Lebih lanjut, diakui oleh Retno Iswari bahwa teknik pengelupasan atau peeling yang dilakukan baik menggunakan alat atau krim saat ini memang memberikan hasil yang instan. Namun, misalnya satu kali lepas dari penggunaan krim pengelupasan maka wajah secara otomatis akan kembali menjadi hitam.

Tak hanya membuat wajah kembali hitam, sekali berhenti melakukan pemakaian produk krim peeling tersebut bisa lebih parah dari itu. Misalnya seperti membengkak, muncul bintik-bintik putih dan hitam hingga jerawat ganas. Meski demikian, jika seseorang sudah dalam kondisi ini, terdapat beberapa cara untuk mengobatinya.

Dampak yang paling dikhawatirkan adalah jika krim yang digunakan mengandung zat pemutih seperti merkuri, Retin A dan hydroquinon. Beberapa kandungan ini jika digunakan akan masuk ke pembuluh darah dan menimbulkan pembengkakan, paling parah bisa menimbulkan kanker kulit hingga merusak ginjal dan hati.

Salah satu dampak paling parah penggunaan peeling secara mandiri di rumah bisa dialami ibu hamil. Dampak buruk ini bisa disebabkan karena beberapa kandungan yang disebutkan di atas, bahan-bahan tersebut bisa membuat keracunan pada embrio, teratogenic hingga munculnya cacat pada janin ibu hamil.

Terlepas dari Chemical Peel yang dianggap merupakan cara instan untuk merawat kulit, terdapat cara yang lebih aman. Pada dasarnya kulit manusia mengalami pertumbuhan setiap 21 hari untuk melakukan regenerasi. Nantinya kulit mati bisa diangkat menggunakan scrub atau dengan menggunakan alat micro dermabration atau teknik mengangkat kulit mati dengan bubuk abrasi.

Cara tersebut membuat lapisan kulit tanduk akan terangkat, selain itu untuk melakukan perawatan scrubbing seseorang tak perlu menunggu berumur lebih dari 20 tahun karena bisa dilakukan sejak usia 17 tahun. Berbeda dengan peeling dan micro dermabration yang baru bisa dilakukan mulai umur 30 tahun.

Read More

Perhatikan Make Up Anak, Walau Cuma Berwujud Mainan

Ketika berdandan apakah si kecil diam-diam memperhatikan Anda? Jika ya, Anda harus mulai berhati-hati dan melakukan pengawasan ketika anak mencoba merias wajahnya dengan make up yang Anda pakai. Rasa penasaran juga mungkin tumbuh ketika ia menonton tutorial make up anak yang banyak terdapat di internet.

Ketika anak mulai meminta untuk dibelikan perangkat make up, sebaiknya Anda alihkan dahulu rasa penasaran mereka dengan memberinya make up mainan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan risiko padanya. Sebab, biar bagaimana juga make up yang tersedia di pasaran tak diperuntukkan bagi anak-anak.

Kendati Anda memberikan make up anak mainan, Anda juga wajib selektif dan mencari informasi yang akurat mengenai keamanan produk tersebut. Jika nantinya salah memilih produk make up anak, kesehatan si kecil akan menjadi taruhannya. Pasalnya kulit anak jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Sebagai orang tua harus memastikan betul-betul keamanan bahan pembuatan mainan makeup anak yang akan dibeli.

Tips Memilih Mainan Make Up Anak

Biasanya para ibu masih bingung ketika memilih mainan make up anak. Apakah produk yang sudah sesuai standar, memiliki sertifikasi halal, dan lulus BPOM sehingga menjamin keamanan saat dipakai oleh anak? Apakah nantinya akan membuat wajah anak menjadi iritasi serta gatal?  Berikut beberapa tips sebelum membelikan mainan kosmetik untuk anak :

  • Cocokkan dengan umurnya

Ini adalah hal pertama yang harus dipastikan saat orang tua membelikan mainan apa pun untuk anak, tak terkecuali mainan make up. Ini juga penting diperhatikan ketika kita berniat membelikan mainan untuk hadiah anak saudara atau anak sahabat.

  • Cek keamanan produk

Rata-rata semua mainan yang dijual di rak mainan aman untuk bayi, diembel-embeli label khusus, seperti food grade, SNI, BPOM, label halal, dan sebagainya. Memang benar, sebagian besar mainan itu aman, namun ada hal-hal pribadi yang perlu diperhatikan.

Lihat komponen yang terdapat dalam mainan make up anak. Apakah kaca riasnya mudah lepas dan akhirnya bisa melukai si kecil? Apakah tutup pensil alisnya terlampau runcing sehingga bisa melukai bayi, misalnya tercolok ke mata?

Apakah ada sekrup kecil yang mudah lepas dan tertelan? Apakah catnya terlalu mudah mengelupas, sehingga bisa termakan oleh anak? Hal- hal kecil seperti ini juga harus ikut diperhatikan juga untuk menghindari hal buruk terjadi dan demi keamanan si kecil ketika bermain.

  • Cek komposisi bahan pembuatan produk

Komposisi ini penting mengingat beberapa anak memiliki riwayat kulit sensitif. Sebagian besar mainan make up anak mungkin tidak mencantumkan komposisi, tetapi ada baiknya ibu mencari tahu lebih  banyak soal ini, terlebih jika mainan make up anak tersebut didatangkan dari luar negeri.

Komposisi yang dimaksud khususnya pewarna.  Apakah bahan pewarna untuk kosmetik anak tersebut aman? Pastikan bahan pewarna tersebut tidak mengandung zat kimia berbahaya yang dapat membahaykan anak saat memainkannya.

  • Beli make up yang mudah dibersihkan

Pilihlah produk kosmetik anak yang mudah dibersihkan, baik itu cat kuku, lipstik, lipgloss, dan sebagainya. Kosmetik yang mudah dihapus biasanya jarang sekali menimbulkan iritasi kulit pada anak.

  • Sesuaikan dengan karakter anak

Sekarang banyak sekali produk kosmetik yang bertemakan untuk anak. Misalnya tema-tema Princess Disney, Barbie, maupun Hello Kitty. Kosmetik ini akan membuat anak tidak cepat bosan memainkannya. Mereka juga lebih telaten untuk menyimpan dan menghemat penggunaannya, sehingga mainan tidak cepat rusak.

Itu dia beberapa tips yang bisa diperhatikan dan dipahami saat membelikan make up yntuk anak. Para orang tua juga wajib memberikan edukasi terlebih dahulu kepada anak hal-hal apa saja yang boleh dilakukan ketika bermain rias-merias. Misalnya, jika di dalam suatu produk terdapat lipstick ataupun lipgloss biasanya produk tersebut memiliki aroma wewangian yang enak dan memiliki warna yang menarik, sehingga sebagai orang tua harus memberikan pemahaman kepada anak jika produk tersebut tidak boleh dijilat ataupun dimakan.

Jika para Ibu masih khawatir dengan keamanan make up anak yang akan dibeli, Anda bisa memberikan anak produk make up yang dijamin aman seperti bedak padat khusus balita, pelembab wajah, atau produk make up anak yang sudah pasti teruji aman.

Read More

Apa itu Pemeriksaan Spirometri? Berikut Penjelasannya

Merupakan suatu metode pemeriksaan guna mengevaluasi fungsi paru dan mendiagnosis kondisi paru-paru disebut dengan nama spiometri. Dengan menggunakan alat ini, dokter akan meminta para pasien untuk bernapas pada alat tersebut, kemudian alat ini akan memberikan nilai pada fungsi paru-paru pasien tersebut.

Proses dilakukannya tes ini biasanya di rumah sakit dan tempat prakter dokter serta tidak memakan waktu yang lama hanya sekitar lima belas menit. Salah satu kondisi paru-paru yang ditunjukkan alat ini adalah seberapa banyak udara yang bisa dihirup dan dikeluarkan. Fungsi lain dari alat tes ini adalah untuk melakukan diagnose penyakit pada sistem pernapasan.

Penjelasan Spiometri

Alat tes ini juga bisa digunakan untuk melakukan diagnosis beberapa penyakit di sistem pernapasan, seperti di antaranya asma, penyakit paru obstruktif kronik atau dikenal dengan PPOK, asma, emfisema, firbrosis paru hingga bronchitis kronik. Terdapat beberapa prosedur yang harus dilalui pasien dalam melakukan tes ini.

Pasien memiliki 24 jam sebelum melakukan tes ini, dokter akan menyarankan pasien untuk berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol. Selain itu, pasien juga disarankan untuk melakukan olahraga berat dan konsumsi makan dalam jumlah besar beberapa jam sebelum melakukan proses tes ini. Namun, sangat tidak disarankan untuk mengenakan pakaian ketat.

Tes ini memiliki urutan yang harus dijalankan dengan tepat dan benar, untuk itulah mengapa tes ini hanya dilakukan oleh para ahli. Untuk mengawali proses ini, pasien akan diminta untuk duduk pada tempat yang telah disediakan oleh dokter. Setelah itu dokter akan menaruh alat seperti klip pada hidung yang berfungsi menutup kedua lubang hidung.

Dokter juga akan memasang sungkup atau masker untuk pernapasan di mulut, setelah itu dokter akan meminta pasien untuk menarik napas dalam-dalam dan menahannya selama beberapa detik. Lalu menghembuskan napas sekuat mungkin ke dalam masker pernapasan, pada umumnya tes ini dilakukan setidaknya tiga kali.

Hal tersebut diperlukan untuk memastikan hasil yang konsisten, jika pemeriksaan sudah dilakukan dan hasil sudah didapat, dokter akan melihat nilai fungsi paru pasien. Pasca dilakukan tes ini, dokter biasanya akan memberi pasien obat bronkodilator hirup, fungsi obat ini adalah melebarkan jalan napas. Kemudian, setelah 15 menit akan dilakukan tes kembali.

Efek yang kemungkinan ditimbulkan karena pemeriksaan ini adalah pasien akan merasa sediki pusing disertai sesak napas setelah melakukan pemeriksaan. Selain itu, tes ini bukan sembarang dilakukan terhadap seseorang, terdapat beberapa kondisi khusus yang membuat seseorang harus menjalani pemeriksaan ini.

Beberapa penyakit tersebut di antaranya asma, fibrosis kristik dan fibrosis paru, tes spirometri mampu membantu dokter dalam menentukan tingkat keparahan penyakit di paru-paru. Namun demikian, pemeriksaan dilakukan juga harus dengan alasan yang kuat. Calon pasien terlebih dahulu harus berkonsultasi dengan dokter terkait.

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan penyakit paru yang diakibatkan peradangan kronis, menyebabkan terhambatnya udara di paru-paru sehingga menimbulkan beberapa kondisi seperti sesak napas, mengi dan batuk. Tes ini biasanya dilakukan setiap satu hingga dua tahun untuk menilai fungsi pernasapan.

Konsultasi dilakukan agar dokter dan pasien sama-sama mengetahui adanya gangguan pada fungsi pernapasan. Setelah pemeriksaan dilakukan, dokter juga akan menjelaskan hasil dari tes spiometri yang nantinya dapat menjadi dasar para pasien melakukan pengobatan lanjutan yang perlu dilakukan dan tentunya langkah yang tepat.

Read More