Perhatikan Make Up Anak, Walau Cuma Berwujud Mainan

Ketika berdandan apakah si kecil diam-diam memperhatikan Anda? Jika ya, Anda harus mulai berhati-hati dan melakukan pengawasan ketika anak mencoba merias wajahnya dengan make up yang Anda pakai. Rasa penasaran juga mungkin tumbuh ketika ia menonton tutorial make up anak yang banyak terdapat di internet.

Ketika anak mulai meminta untuk dibelikan perangkat make up, sebaiknya Anda alihkan dahulu rasa penasaran mereka dengan memberinya make up mainan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan risiko padanya. Sebab, biar bagaimana juga make up yang tersedia di pasaran tak diperuntukkan bagi anak-anak.

Kendati Anda memberikan make up anak mainan, Anda juga wajib selektif dan mencari informasi yang akurat mengenai keamanan produk tersebut. Jika nantinya salah memilih produk make up anak, kesehatan si kecil akan menjadi taruhannya. Pasalnya kulit anak jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Sebagai orang tua harus memastikan betul-betul keamanan bahan pembuatan mainan makeup anak yang akan dibeli.

Tips Memilih Mainan Make Up Anak

Biasanya para ibu masih bingung ketika memilih mainan make up anak. Apakah produk yang sudah sesuai standar, memiliki sertifikasi halal, dan lulus BPOM sehingga menjamin keamanan saat dipakai oleh anak? Apakah nantinya akan membuat wajah anak menjadi iritasi serta gatal?  Berikut beberapa tips sebelum membelikan mainan kosmetik untuk anak :

  • Cocokkan dengan umurnya

Ini adalah hal pertama yang harus dipastikan saat orang tua membelikan mainan apa pun untuk anak, tak terkecuali mainan make up. Ini juga penting diperhatikan ketika kita berniat membelikan mainan untuk hadiah anak saudara atau anak sahabat.

  • Cek keamanan produk

Rata-rata semua mainan yang dijual di rak mainan aman untuk bayi, diembel-embeli label khusus, seperti food grade, SNI, BPOM, label halal, dan sebagainya. Memang benar, sebagian besar mainan itu aman, namun ada hal-hal pribadi yang perlu diperhatikan.

Lihat komponen yang terdapat dalam mainan make up anak. Apakah kaca riasnya mudah lepas dan akhirnya bisa melukai si kecil? Apakah tutup pensil alisnya terlampau runcing sehingga bisa melukai bayi, misalnya tercolok ke mata?

Apakah ada sekrup kecil yang mudah lepas dan tertelan? Apakah catnya terlalu mudah mengelupas, sehingga bisa termakan oleh anak? Hal- hal kecil seperti ini juga harus ikut diperhatikan juga untuk menghindari hal buruk terjadi dan demi keamanan si kecil ketika bermain.

  • Cek komposisi bahan pembuatan produk

Komposisi ini penting mengingat beberapa anak memiliki riwayat kulit sensitif. Sebagian besar mainan make up anak mungkin tidak mencantumkan komposisi, tetapi ada baiknya ibu mencari tahu lebih  banyak soal ini, terlebih jika mainan make up anak tersebut didatangkan dari luar negeri.

Komposisi yang dimaksud khususnya pewarna.  Apakah bahan pewarna untuk kosmetik anak tersebut aman? Pastikan bahan pewarna tersebut tidak mengandung zat kimia berbahaya yang dapat membahaykan anak saat memainkannya.

  • Beli make up yang mudah dibersihkan

Pilihlah produk kosmetik anak yang mudah dibersihkan, baik itu cat kuku, lipstik, lipgloss, dan sebagainya. Kosmetik yang mudah dihapus biasanya jarang sekali menimbulkan iritasi kulit pada anak.

  • Sesuaikan dengan karakter anak

Sekarang banyak sekali produk kosmetik yang bertemakan untuk anak. Misalnya tema-tema Princess Disney, Barbie, maupun Hello Kitty. Kosmetik ini akan membuat anak tidak cepat bosan memainkannya. Mereka juga lebih telaten untuk menyimpan dan menghemat penggunaannya, sehingga mainan tidak cepat rusak.

Itu dia beberapa tips yang bisa diperhatikan dan dipahami saat membelikan make up yntuk anak. Para orang tua juga wajib memberikan edukasi terlebih dahulu kepada anak hal-hal apa saja yang boleh dilakukan ketika bermain rias-merias. Misalnya, jika di dalam suatu produk terdapat lipstick ataupun lipgloss biasanya produk tersebut memiliki aroma wewangian yang enak dan memiliki warna yang menarik, sehingga sebagai orang tua harus memberikan pemahaman kepada anak jika produk tersebut tidak boleh dijilat ataupun dimakan.

Jika para Ibu masih khawatir dengan keamanan make up anak yang akan dibeli, Anda bisa memberikan anak produk make up yang dijamin aman seperti bedak padat khusus balita, pelembab wajah, atau produk make up anak yang sudah pasti teruji aman.

Read More

Apa itu Pemeriksaan Spirometri? Berikut Penjelasannya

Merupakan suatu metode pemeriksaan guna mengevaluasi fungsi paru dan mendiagnosis kondisi paru-paru disebut dengan nama spiometri. Dengan menggunakan alat ini, dokter akan meminta para pasien untuk bernapas pada alat tersebut, kemudian alat ini akan memberikan nilai pada fungsi paru-paru pasien tersebut.

Proses dilakukannya tes ini biasanya di rumah sakit dan tempat prakter dokter serta tidak memakan waktu yang lama hanya sekitar lima belas menit. Salah satu kondisi paru-paru yang ditunjukkan alat ini adalah seberapa banyak udara yang bisa dihirup dan dikeluarkan. Fungsi lain dari alat tes ini adalah untuk melakukan diagnose penyakit pada sistem pernapasan.

Penjelasan Spiometri

Alat tes ini juga bisa digunakan untuk melakukan diagnosis beberapa penyakit di sistem pernapasan, seperti di antaranya asma, penyakit paru obstruktif kronik atau dikenal dengan PPOK, asma, emfisema, firbrosis paru hingga bronchitis kronik. Terdapat beberapa prosedur yang harus dilalui pasien dalam melakukan tes ini.

Pasien memiliki 24 jam sebelum melakukan tes ini, dokter akan menyarankan pasien untuk berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol. Selain itu, pasien juga disarankan untuk melakukan olahraga berat dan konsumsi makan dalam jumlah besar beberapa jam sebelum melakukan proses tes ini. Namun, sangat tidak disarankan untuk mengenakan pakaian ketat.

Tes ini memiliki urutan yang harus dijalankan dengan tepat dan benar, untuk itulah mengapa tes ini hanya dilakukan oleh para ahli. Untuk mengawali proses ini, pasien akan diminta untuk duduk pada tempat yang telah disediakan oleh dokter. Setelah itu dokter akan menaruh alat seperti klip pada hidung yang berfungsi menutup kedua lubang hidung.

Dokter juga akan memasang sungkup atau masker untuk pernapasan di mulut, setelah itu dokter akan meminta pasien untuk menarik napas dalam-dalam dan menahannya selama beberapa detik. Lalu menghembuskan napas sekuat mungkin ke dalam masker pernapasan, pada umumnya tes ini dilakukan setidaknya tiga kali.

Hal tersebut diperlukan untuk memastikan hasil yang konsisten, jika pemeriksaan sudah dilakukan dan hasil sudah didapat, dokter akan melihat nilai fungsi paru pasien. Pasca dilakukan tes ini, dokter biasanya akan memberi pasien obat bronkodilator hirup, fungsi obat ini adalah melebarkan jalan napas. Kemudian, setelah 15 menit akan dilakukan tes kembali.

Efek yang kemungkinan ditimbulkan karena pemeriksaan ini adalah pasien akan merasa sediki pusing disertai sesak napas setelah melakukan pemeriksaan. Selain itu, tes ini bukan sembarang dilakukan terhadap seseorang, terdapat beberapa kondisi khusus yang membuat seseorang harus menjalani pemeriksaan ini.

Beberapa penyakit tersebut di antaranya asma, fibrosis kristik dan fibrosis paru, tes spirometri mampu membantu dokter dalam menentukan tingkat keparahan penyakit di paru-paru. Namun demikian, pemeriksaan dilakukan juga harus dengan alasan yang kuat. Calon pasien terlebih dahulu harus berkonsultasi dengan dokter terkait.

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan penyakit paru yang diakibatkan peradangan kronis, menyebabkan terhambatnya udara di paru-paru sehingga menimbulkan beberapa kondisi seperti sesak napas, mengi dan batuk. Tes ini biasanya dilakukan setiap satu hingga dua tahun untuk menilai fungsi pernasapan.

Konsultasi dilakukan agar dokter dan pasien sama-sama mengetahui adanya gangguan pada fungsi pernapasan. Setelah pemeriksaan dilakukan, dokter juga akan menjelaskan hasil dari tes spiometri yang nantinya dapat menjadi dasar para pasien melakukan pengobatan lanjutan yang perlu dilakukan dan tentunya langkah yang tepat.

Read More

Tanda-tanda Kamu dan Pasangan Pacaran Sehat

Semua orang pastinya ingin memiliki hubungan percintaan yang harmonis dan langgeng. Namun, tentu saja, dalam setiap hubungan asmara, akan terjadi pertentangan ego, ideologi, dan emosi yang menjadi bumbu-bumbu romansa. Tidak jarang pertentangan ini dapat menyebabkan pertikaian konflik kepentingan. Singkatnya, bertengkar dengan pacar merupakan hal yang lumrah dalam sebuah hubungan. Bukan berarti sering berantem adalah tanda bahwa kamu tidak memiliki pacaran sehat. Namun, sesungguhnya, apa itu pacaran sehat yang sering digembar-gemborkan oleh para influencer itu?

Ada beberapa poin atau tanda bahwa kamu dan pasangan melakukan pacaran sehat. Mulai dari komunikasi yang baik, dekat secara intim, selalu jujur dengan pasangan, hingga mampu saling menjaga komitmen yang dibangun. Secara detail, tanda-tanda pacaran sehat adalah sebagai berikut:

  • Komunikasi yang dimiliki sangat baik

Seperti yang dikatakan sebelumnya, berantem merupakan hal yang lumrah dalam suatu hubungan. Yang membedakan pertengkaran yang baik dan tidak dalam pacaran sehat adalah bagaimana Anda dan pasangan menyelesaikan perselisihan tersebut. Di sinilah peran komunikasi memegang kunci dalam menentukan arah ke mana perselisihan tersebut akan berlanjut. Apakah resolusi berhasil dicapai atau malah menjadi semakin tidak terkontrol. Komunikasi yang baik dapat membuat konflik tersebut tidak berlarut-larut. Menurut Josh Zlatkus, seorang terapis kesehatan, untuk mencapai sebuah bentuk komunikasi yang baik, Anda harus memperhatikan beberapa faktor penunjang, seperti keterbukaan diri Anda dan pasangan akan satu sama lain. Dengan keterbukaan, Anda dapat menghindari pertengkaran dengan pasangan. Keterbukaan ini bisa mudah dilakukan, misalnya dengan memberitahu pasangan apabila Anda merasa tidak nyaman akan suatu hal atau memiliki masalah yang mengganjal pikiran. Komunikasi yang dibangun bersama pasangan juga harus konsisten. Setiap ada masalah, bicarakan dengan pasangan dan hindari menjauh atau tidak memberi kabar. Mustahil Anda memiliki hubungan pacaran sehat tanpa memiliki komunikasi yang baik dan efektif.

  • Jujur dengan pasangan itu penting

Tanda-tanda pacaran sehat juga tampak pada kepercayaan yang diberikan antar pasangan. Agar bisa memiliki kepercayaan yang kuat terhadap pasangan, Anda harus selalu jujur dalam segala hal. Hilangnya kepercayaan antar pasangan tidak hanya membuat pacaran menjadi tidak sehat saja, tetapi juga penuh kecurigaan dan pertikaian. Teruslah berusaha untuk jujur dengan pasangan seberapa pahit atau menyakitkan hal tersebut dilakukan.

  • Tergantung namun tetap mandiri

Salah satu tanda bahwa hubungan pacaran sehat dimiliki oleh Anda dan pasangan adalah masing-masing mampu hidup mandiri dan tidak terus ketergantungan ataupun menjadi beban. Dalam sebuah hubungan percintaan, dapat mengandalkan satu sama lain memang penting. Dan hal tersebut menunjukkan bahwa pacara Anda tidak hanya sehat namun juga kuat. Aakan tetapi, keseimbangan antara kemandirian dan ketergantungan harus ada. Apabila Anda terlalu bergantung dengan pasangan, hubungan yang Anda miliki akan terasa sesak. Begitu pula apabila tidak ada ketergantungan dan masing-masing hidup mandiri seutuhnya, maka hubungan akan terasa longgar atau sesak. Di siini keseimbangan antara kemandirian dan ketergantungan memainkan peran yang besar dalam membentuk pacaran sehat. Anda bisa hidup mandiri tanpa merepotkan pacar jika tidak diperlukan, namun Anda tetap dapat mengandalkan pacar ketika dibutuhkan.

Tanda-tanda di atas dapat dijumpai apabila Anda dan pasangan memiliki hubungan pacaran sehat. Pacaran merupakan komitmen yang dibangun oleh dua individu berbeda untuk mencapai tujuan yang sama. Untuk itu, penting untuk terus menjaga komitmen tersebut dengan saling percaya, jujur, berkomunikasi yang baik, serta dapat mengandalkan satu sama lain.

Read More