Cara Alami Meredakan Gejala Asma

cara atasi gejala asma

Sebagai pengidap asma, Anda pasti tahu pentingnya menggunakan obat yang diberikan dokter. Obat tersebut bisa berupa obat minum harian dan inhaler yang harus siap sedia di kantong pakaian Anda.

Namun, mengelola asma tidak sebatas pada obat. Terdapat sejumlah hal yang dapat kita lakukan untuk kembali mendapatkan nafas yang sehat dan bebas sumbatan. Beberapa diantaranya jauh lebih menyenangkan dibanding obat.

1. Minum kopi hitam

Saat asma menyerang–mulai batuk, suara parau, dan kesulitan bernafas–, ada alternatif yang bisa kita lakukan di samping menggunakan inhaler, yaitu minum kopi hitam. Kafein dalam kopi mengandung zat yang sama dengan bronkodilator, kelompok obat yang digunakan untuk melegakan pernapasan. Kafein bekerja dengan melegakan saluran pernafasan. Sejumlah penelitian menyatakan efek secangkir kopi hitam terhadap paru-paru bisa bertahan sampai empat jam. Patut dicatat, efek kopi hitam pada asma hanya disarankan pada gejala ringan.

2. Mandi uap

Banyak penderita asma merasa pernafasannya lebih ringan usai mandi air hangat. Hal itu disebabkan uap air membantu membersihkan lendir yang menyumbat saluran pernafasannya. Maka, mandi uap atau steam bath di pusat kebugaran merupakan cara menyenangkan untuk meringankan gejala asma. Jika tidak, cukup mandi air hangat di rumah. Perlu diingat, pemicu asma pada setiap pasien tidak sama. Ada penderita yang asmanya langsung kumat jika terkena udara panas. Pastikan Anda mengetahui faktor pemicu asma Anda.

3. Tambahkan bumbu

Jahe dan bawah putih memiliki kandungan zat anti peradangan yang dapat meredakan gejala asma. Tambahkan jahe dan bawang putih dalam masakan Anda. Kalau perlu, minum air rebusan keduanya, layaknya minum teh.

4. Kendalikan stres

Saat Anda stres, semua otot tubuh menegang, termasuk organ-organ di rongga dada. Mengendalikan stres merupakan salah satu cara meredakan asma. Banyak praktisi kesehatan menyarankan pasien asma untuk melakukan meditasi secara rutin. Bisa melalui yoga, tai chi, dan sebagainya.

5. Terus bergerak

Berolahraga membuat kesehatan paru-paru meningkat. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui jenis olahraga yang cocok dengan kondisi asma Anda. Mulailah dengan intensitas ringan. Misalnya, berjalan, berjalan cepat, baru kemudian berlari.

6. Makan sayuran beraneka warna

Sayuran dengan warna-warna terang menunjukkan tingginya kandungan beta-karoten, vitamin C, dan vitamin E. Berbagai zat itu berguna untuk meredakan peradangan, termasuk di paru-paru.

7. Bersahabat dengan matahari

Banyak orang Indonesia menghindari matahari dengan takut kulit menjadi gelap. Kebiasaan seperti itu membuat tubuh kekurangan vitamin D. Masalahnya, kebanyakan pasien asma akut juga mengalami defisiensi vitamin D, yang disediakan oleh alam lewat sinar matahari. Cara lain mendapatkan vitamin D adalah mengkonsumsi susu, telur, dan ikan.

8. Tarik nafas panjang

Penderita asma wajib mengetahui cara bernafas yang dipraktekkan saat asma menyerang. Tarik nafas panjang dari hidung, lalu keluarkan lewat mulut secara perlahan dengan rentang waktu dua kali tarikan nafas. Dokter juga akan mengajarkan Anda cara bernafas lewat diafragma atau rongga perut.

9. Waspadai cuaca

Cuaca dapat memicu asma. Ada pasien yang asmanya langsung kambuh begitu terkena cuaca dingin, ada juga yang akibat cuaca panas. Pastikan Anda mengenakan pakaian yang meminimalisir efek cuaca. Perhatikan juga kondisi kelembaban rumah. Kondisi yang terlalu lembab atau terlalu kering juga bisa jadi pemicu asma.

10. Jaga berat tubuh

Kelebihan lemak, terutama di sekitar perut dan dada, dapat menyulitkan nafas. Sel-sel lemak juga bisa menyebabkan peradangan di saluran pernafasan. Penderita asma sebaiknya membatasi konsumsi kalori dan lemak, serta berolahrga secara rutin.

11. Ketahui penyebab asma

Penyebab asma pada setiap orang berbeda. Ada yang alergi terhadap debu, panas, dan lainnya. Anda bisa ke dokter dan laboratorium untuk melakukan tes alergi.

Read More