Cara Mengobati Kencing Manis dengan Daun Brotowali

Daun brotowali menyimpan begitu banyak manfaat, termasuk untuk mencegah diabetes.

Diabetes Mellitus atau merupakan nama latin dari kencing manis merupakan suatu kondisi kadar gula gula dalam tubuh seseorang telah mencapai atau melebihi batas normal pada umumnya. Perlu diketahui bahwa untuk mengatasi penyakit yang termasuk dalam jenis kronos atau penyakit jangka panjang bisa dengan menggunakan daun brotowali.

Komplikasi dapat ditimbulkan jika seseorang mengalami kencing manis, komplikasi ini berhubungan pada beberapa organ vital dalam tubuh manusia. Seperti diantaranya jantung, ginjal, pembuluh darah hingga susunan saraf yang tentunya sangat berbahaya. Jika tidak segera ditangani, beberapa kemungkinan penyakit ini bisa mengancam keselamatan penderitanya.

Manfaat Daun Brotowali

Tanaman brotowali merupakan salah satu jenis herbal yang memiliki khasiat cukup tinggi dalam mengobati masalah kencing manis. Daun ini memiliki senyawa aktif yang fungsinya mampu untuk mengembalikan fungsi sel beta yang kemudian menghasilkan kadar insulin yang cukup dan dibutuhkan bagi tubuh.

Selain dapat digunakan untuk untuk mengobati kencing manis, khasiat lain dari brotowali adalah untuk menyembuhkan luka. Cara yang harus dilakukan pun sangat mudah, yakni hanya dengan mengoleskan tumbukan brotowali pada area atau bagian tubuh yang tengah dalam kondisi luka secara rata.

Sementara itu, terdapat cara tersendiri untuk mendapatkan khasiat dari jenis tumbuhan ini untuk digunakan sebagai alternatif pengobatan kencing manis. Beberapa langkah ini harus dilakukan dengan benar agar manfaat dari daun tersebut bisa didapatkan. Berikut ini cara memanfaatkan brotowali sebagai alternatif untuk pengobatan kencing manis.

Sediakan batang brotowali sepanjang 5 cm, dengan 8 helai daun kumis kucing ditambah dengan 10 helai daun sambiloto.

Setelah dipersiapkan, cucu bersih bahan-bahan tadi dengan menggunakan air yang benar-benar bersih.

Setelah itu, potong batang brotowali dengan ukuran yang kecil, setelah itu rebus semua bahan dengan menggunakan air sebanyak 600 ml.

Biarkan hingga mendidih, hingga air tersisa 400 ml. Setelah itu, angkat dan tuang air rebusan brotowali dengan menggunakan saringan, dan sudah bisa dikonsumsi.

Meski diklaim dapat digunakan untuk mengobati kencing manis, hingga kini belum ada satu penelitian yang menyebutkan bahwa brotowali bisa digunakan untuk mengobati. Selebihnya, berikut ini terdapat beberapa manfaat kesehatan yang dipercaya bisa didapatkan dari brotowali.

  • Pengobatan Diabetes

Brotowali bisa digunakan untuk pengobatan diabetes, ini menjadi manfaat paling populer dari jenis tumbuhan tradisional tersebut. Mampu meningkatkan insulin dan memicu penyerapan glukosa ke otot, tidak hanya untuk pengobatan tetapi juga bisa untuk mencegah jika ditemukan gejala meningkatnya tekanan gula darah.

  • Menurunkan Tekanan Darah

Brotowali juga dapat menurunkan tekanan darah, lebih tepatnya adalah untuk menurunkan tekanan darah. Aliran darah yang lancar bisa mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah yang diakibatkan dari penumpukan kolesterol, lemak, dan zat lain pada dinding pembuluh arteri.

  • Menjaga Kesehatan Jantung

Kesehatan jantung juga bisa didapat dengan mengonsumsi brotowali, penyebab penyakit jantung paling banyak ditemui adalah adanya tekanan darah tinggi dan juga penyempitan pembuluh darah yang diakibatkan kadar kolesterol LDL yang tinggi. Brotowali memiliki antioksidan yang mampu menekan LDL dalam darah dan mampu mencegah penyumbatan.

  • Mengatasi Infeksi Kulit

Manfaat daun brotowali selanjutnya adalah untuk mengatasi masalah infeksi kulit, dengan menggunakan air rebusan brotowali yang dibalurkan pada luka. Hal ini dapat mencegah terjadinya infeksi dan mempercepat penyembuhan pada luka yang diakibatkan oleh bakteri, virus hingga jamur ini.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*