Cari Makanan Anti Inflamasi? Cicipi Buah-buahan Ini

Cari Makanan Anti Inflamasi? Cicipi Buah-buahan Ini

Peradangan dapat terjadi di bagian tubuh manapun. Jenis penyakit ini pun termasuk umum dialami oleh setiap orang sebagai respons tubuh atas adanya infeksi virus maupun bakteri. Namun, jangan pernah meremehkan peradangan sebab dapat mengakibatkan beragam penyakit lain jika dibiarkan terlalu lama. 

Anda bisa memulihkan kondisi peradangan dengan memakai obat-obatan farmasi yang telah teruji klinis. Hanya saja selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi beragam makanan anti inflamasi guna mencegah dan memulihkan kondisi peradangan di tubuh Anda. Makanan-makanan anti inflamasi nyatanya terbukti cukup efektif untuk melawan infeksi virus dan bakteri yang dapat berakibat fatal bagi kesehatan Anda. 

Banyak jenis makanan anti inflamasi yang bisa Anda santap setiap hari. Dari beragam pilihan tersebut, nyatanya buah-buahan termasuk jenis makanan yang paling banyak memiliki sifat anti inflamasi. Berikut ini adalah beberapa buah-buahan yang dapat Anda cicipi guna dapat merasakan manfaat anti peradangannya. 

  1. Stroberi 

Stroberi menjadi makanan anti inflamasi yang mujarab karena mampu meningkatkan kekebalan tubuh serta menghentikan paparan radikal bebas bagi tubuh. Kemampuan ini dikarenakan stroberi mengandung vitamin C yang sangat tinggi bahkan daripada jeruk. Bayangkan saja, Anda dapat memperoleh 100 persen kebutuhan harian akan vitamin C hanya dengan mengonsumsi 1 gelas sedang stroberi utuh. 

  1. Anggur 

Anggur dapat menghindarkan Anda dari serangan peradangan. Pasalnya, buah kecil ini mengandung antosianin yang mampu mengurangi peradangan. Bahkan dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi anggur setiap hari terbukti mengalami penurunan gen inflamasi sehingga lebih jarang menderita radang. Selain menangani peradangan, anggur juga memiliki senyawa resveratrol yang mampu memberikan banyak manfaat kesehatan bagi Anda. 

  1. Alpukat 

Kemampuan alpukat sebagai makanan anti inflamasi karena jenis buah yang satu ini mengandung potasium dan magnesium. Lebih dari itu, alpukat juga termasuk buah yang tinggi serat dan memiliki lemak tak jenuh. Komposisi ini membuat ketika Anda mengonsumsi alpukat, aliran darah dan oksigen dalam tubuh menjadi lebih lancar sehingga mencegah infeksi yang menjadi sumber peradangan. Alpukat pun memiliki kandungan karotenoid yang dapat meminimalkan risiko kanker bagi orang yang rutin mengonsumsinya. 

  1. Nanas 

Perasan air nanas dapat menjadi ramuan untuk melembutkan tekstur daging. Kemampuan ini karena nanas mengandung enzim bromelain. Namun, tahukah Anda, bahwa enzim ini juga dapat menjadi anti inflamasi yang kuat? Bromelain disebut-sebut bisa mengurangi gejala peradangan. Hanya saja, kandungan enzim ini terbanyak berada di bagian batang buah nanas. Untuk mempermudah mengonsumsinya, Anda disarankan memblender batang buah nanas dicampur dengan daging nanas yang lebih lembut. 

  1. Apel 

Jenis buah lain yang dapat dimanfaatkan sebagai makanan anti inflamasi adalah apel. Jenis buah ini mengandung senyawa quercetin yang bisa berfungsi sebagai antioksidan sekaligus anti peradangan. Dengan kemampuan tersebut, apel pun mampu meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Namun untuk bisa memperoleh manfaat anti inflamasi maupun antioksidan tersebut, makanlah apel beserta dengan kulitnya. Ini karena bagian apel yang terbanyak mengandung senyawa quercetin adalah bagian kulit. 

  1. Tomat 

Tomat juga dapat menjadi pilihan bagi Anda yang mencari makanan anti inflamasi. Pasalnya, buah yang cocok dijadikan bumbu dapur maupun salad ini merupakan sumber likopen yang tinggi. Senyawa ini mampu menjadi sumber antioksidan yang melawan peradangan serta melindungi otak. Jumlah likopen paling tinggi dapat Anda temukan pada kulit tomat. 

*** 

Anda mungkin tidak menyangka menemukan makanan anti inflamasi yang mujarab lewat buah-buahan yang bisa Anda konsumsi tiap hari. Tidak hanya menangkal peradangan, buah-buahan juga merupakan jenis makanan yang minim risiko bagi kesehatan tubuh sehingga Anda bebas menyantapnya tiap saat.

Read More

Sakit Buah Zakar Setelah Berlari, Apa Penyebabnya?

sakit buah zakar

Saat Anda berlari, tubuh Anda akan beradaptasi dengan gerakan yang dipercepat, atau lari marathon. Tubuh seorang pria memiliki cara yang luar biasa untuk menyesuaikan diri saat berlari untuk mencegah hal-hal buruk terjadi pada penis dan testis Anda.

Namun, meskipun begitu, masih ada beberapa kekhawatiran yang diperhatikan oleh pelari. Beberapa pelari mengeluhkan tentang sakit buah zakar setelah berlari. Apa sebenarnya penyebab kondisi tersebut? Yuk, cari tahu pada artikel berikut.

Apa penyebab sakit buah zakar setelah berlari?

Apa sebenarnya penyebab dari sakit buah zakar setelah berlari? Sekitar satu dari tujuh pelari mengalami nyeri buah zakar yang disebabkan oleh varikokel. Varikokel merupakan pembengkakan pada pembuluh darah vena dalam kantong buah zakar (skrotum).

Varikokel hanya terjadi di skrotum dan sangat mirip dengan varises yang dapat terjadi di kaki. Varikokel dapat menyebabkan penurunan produksi dan kualitas sperma, yang dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kemandulan. Itu juga daoat mengecilkan testis.

Varikokel umumnya terbentuk selama masa pubertas dan sering ditemukan di sisi kiri skrotum Anda. Anatomi sisi kanan dan kiri skrotum Anda tidak sama. Varikokel bisa ada di kedua sisi, tetapi sangat jarang. Meskipun dapat menyebabkan varikokel, berlari memiliki beberapa manfaat bagi testis Anda. Seperti berikut ini.

  • Berlari dapat meningkatkan ereksi Anda

Meskipun pada beberapa pelari dapat menyebabkan sakit buah zakar, namun siapa pun yang berlari secara tertaur dapat meningkatkan aliran darah dan kesehatan jantung Anda. Dan, seperti kita ketahui bersama, jantung yang sehat dapat membuat aliran darah ke jantung menjadi lancar, pun dengan aliran darah ke penis Anda. Dengan begitu, berlari dapat memperkuat jantung Anda, pun akan memperkuat ereksi Anda.  

  • Berlari dapat menguatkan sperma

Sebuah penelitian dari British Journal of Sport Medicine menemukan pria yang berlari atau melakukan olahraga sedang hingga berat 15 jam atau lebih dalam seminggu memiliki konsentrasi sperma hingga 73 persen lebih tinggi daripada pria yang tidak banyak bergerak. Pun, demikian dengan pria aktif yang memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi. Selain itu, olahraga yang teratur dapat meningkatkan kadar testoteron tubuh Anda dan kesehatan sperma.

Namun, benarkah terlalu banyak berlari dapat membahayakan sperma Anda?

Dengan melakukan olahraga teratur dan berlari dapat memperkuat sperma Anda. Akan tetapi, jika Anda melakukan lari yang terlalu berat atau terlalu berlebihan, justru mungkin dapat mengalami penurunan 28 persen dalam sirkulasi testoteron, serta kualitas air mani yang lebih rendah.

Terlalu banyak tekanan bisa bermasalah

Menggunakan pakaian olahraga yang baik tentu dapat membuat nyaman Anda saat berlari. Namun, sering kali pakaian tersebut membuat masalah pada testis. Olahraga dengan celana pendek atau legging kompresi yang terlalu ketat dapat membatasi aliran darah ke selangkangan Anda, yang dapat menyebabkan nyeri testis.

Berlari tentu memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh, salah satunya dapat menyehatkan jantung. Selain itu, beberapa pelari mengeluhkan sakit buah zakar setelah mereka berlari. Kondisi tersebut disebabkan oleh varikokel yang dapat membuat nyeri pada buah zakar. Pelari yang mengalami hal tersebut biasanya terlalu sering atau melakukan lari secara berlebihan.

Jadi, ada baiknya untuk mengonsultasikan pada dokter jika Anda mengalami sakit pada buah zakar Anda setelah berlari, baik pada buah zakar sebelah kiri maupun sebelah kanan. Satu hal lagi, jangan pernah menyepelekan jika buah zakar Anda terasa sakit.

Read More

Serba-serbi Perawatan Wajah dengan Laser, Termasuk Laser CO2

laser CO2

Perkembangan teknologi membuat kehidupan manusia menjadi lebih bervariasi. Hampir semua lini kehidupan, termasuk di bidang kecantikan wajah, dapat dimudahkan dengan kehadiran teknologi. Belakangan, laser dengan beragam pilihannya, termasuk laser CO2, menjadi salah satu teknologi termutakhir dalam lini ini.

Prinsip dasar dan utama dalam perawatan kulit menggunakan laser adalah pelapisan ulang kulit (resurfacing). Prinsip itu nyatanya cukup ampuh untuk mengatasi berbagai masalah yang ada di kulit wajah, mulai dari kerutan, bintik-bintik penuaan, bekas jerawat, dan noda lainnya.

Perawatan wajah dengan laser pun terbukti memberikan efek mengencangkan kulit dan menyeimbangkan warna. Namun, masing-masing pilihan teknik laser memiliki keunggulannya sendiri-sendiri. Sehingga menjadi penting bagi Anda mengetahui satu per satu dari teknik laser agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan.

Berikut kiranya macam-macam jenis perawatan wajah dengan laser:

  • Laser Erbium

Metode dengan laser ini dikatakan lebih advanced dan memiliki efek rasa sakit minimal dari ketimbang perawatan dengan laser lainnya. Hal itu dikarenakan sinar lasernya sudah dimodifikasi dengan panjang gelombang 2940 nm, dan dirancang untuk menghasilkan panas yang ideal supaya sel kulit mati dapat mengelupas secara aman.

Laser ini juga mampu merangsang produksi kolagen baru secara alami, diikuti keahlian dalam mendeteksi ketebalan kulit. Jadi pengelupasan kulit akan merata baik pada lapisan kulit yang tebal, maupun yang tipis.

Setelah penyinaran, kulit wajah akan terasa lebih kencang, kemudian barulah pada hari kedua atau ketiga secara perlahan sel kulit mati akan mengelupas. Di samping cocok untuk menghilangkan bekas noda jerawat, laser ini juga mampu membuat pancaran kulit wajah jadi lebih cerah.

  • Laser CO2

Laser dengan karbon dioksida atau laser CO2 digadang-gadang sebagai metode yang terbaik untuk mengobati problem kulit semacam bekas luka, kutil, atau keriput.

Cara melakukan perawatan laser ini diawali dengan pemberian krim anestesi pada seluruh wajah, barulah dilakukan teknik pelukaan melalui sinar laser. Akan ada bekas luka selama  beberapa hari, kemudian secara perlahan bekas jerawat berkurang serta mengurangi pembentukan bopeng pada wajah.

  • Laser Fraksional

Jenis perawatan ini memaksimalkan energi laser menjadi ribuan berkas sinar kecil untuk merawat hanya sebagian kecil dari kulit di area target. Laser pecahan bisa ablatif atau non-ablatif, dan digunakan untuk merawat sejumlah noda yang berkaitan dengan usia.

  • Pixel Laser

Laser ini akan menciptakan lubang-lubang super kecil pada kulit Anda, lalu bekerja menyingkirkan lapisan terluar dari kulit. Setelah itu, sel kulit di sekitarnya yang masih utuh akan berfungsi layaknya penadah untuk proses penyembuhan secara cepat.

Laser Pixel juga sama seperti laser erbium yang akan menstimulasi pertumbuhan kolagen baru guna mengencangkan kulit sekaligus membuat hamparannya menjadi lembut.

Sebelumnya akan dilakukan proses anestesi, dan selama pengerjaan ada rasa tidak nyaman. Setelah perawatan, kulit akan terasa panas serupa sunburn diikuti ruam merah dan sedikit bengkak selama 24-48 jam.

Sebelum memilih satu atau beberapa jenis perawatan laser, seseorang amat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu di klinik kecantikan atau dokter kulit yang kompeten dalam perawatan laser. Tujuannya agar seseorang mendapatkan perawatan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, ada kelompok orang yang tidak disarankan dalam melakukan perawatan ini. Beberapa di antaranya adalah perokok dan mereka yang tengah mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Kondisi di atas akan berdampak pada reaksi atau efek samping setelah dilakukannya prosedur laser. Namun, pada dasarnya siapa saja bisa menjalani terapi dengan laser. Sehingga mereka yang masuk ke dalam kelompok rentan harus menyesuaikan diri terlebih dahulu, setidaknya satu atau dua minggu.

Adapun mana yang terbaik, laser CO2 kah atau prosedur-prosedur lain tentu saja disandarkan kepada kebutuhan pasien sesuai kondisinya. Perawatan yang sesuai target dan tujuan tentu saja akan memberikan hasil yang efektif dan optimal.

Read More

Apakah Bahaya Gula Merah dan Gula Putih Sama?

Apakah Bahaya Gula Merah dan Gula Putih Sama?

Penggunaan gula dalam asupan sehari-hari memang perlu dibatasi. Pasalnya, banyak sekali bahaya bagi kesehatan tubuh jika Anda terlalu banyak mengonsumsi gula, baik gula putih maupun gula merah. Penggunaan secara berlebihan tentu saja tidak akan baik bagi siapa pun. 

Banyak sekali anggapan tentang efek samping mengonsumsi gula putih yang berlebihan. Lalu apa bahaya gula merah itu sendiri? Apakah sama bahayanya atau tidak? Berikut penjelasan tentang bahaya dari penggunaan gula dalam kehidupan sehari-hari. 

Gula merah Vs gula putih

Ketika seseorang sadar akan kesehatannya, kemungkinan besar ia akan selalu memperhatikan asupan gula yang telah ia konsumsi sehari-hari. Terlebih lagi makanan yang biasa dibeli di supermarket, mereka akan mengecek kandungan gula yang terdapat pada kemasan. Banyak orang yang beralih dari gula putih ke gula merah, namun apakah hal tersebut merupakan pilihan yang sehat? 

Menurut ahli gizi klinis, baik gula putih maupun gula merah memiliki kandungan yang serupa, baik secara nutrisi maupun kalori. Satu-satunya perbedaan hanya terletak pada rasa, warna, dan proses yang dilalui oleh keduanya. 

Pada dasarnya, gula merah dan gula putih dengan molase dan dianggap sebagai gula mentah terutama karena melalui proses kimiawi yang lebih rendah dibandingkan dengan gula putih. Pencampuran kristal gula putih dengan jumlah molase menghasilkan gula merah yang lembut dan menggumpal. Baik gula merah atau gula putih memiliki kalori dan nilai gizi yang sama. 

Lalu bagaimana bahaya gula merah?

Gula merah ternyata juga berbahaya bagi tubuh, terlebih lagi jika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa gula merah lebih baik untuk dikonsumsi daripada gula putih. Seperti penjelasan di atas, jadi gula merah yang memiliki jumlah kalori yang sama dengan gula putih hampir tidak lebih baik daripada gula putih. 

Secara umum gula merah memiliki efek samping yang sama dengan gula putih bagi kesehatan Anda. seperti:

  • Dapat menyebabkan peningkatakn risiko penambahan berat badan
  • Menyebabkan masalah jantung
  • Kanker
  • Peradangan
  • Diabetes tipe 2
  • Dan kondisi kronis lainnya

Kemungkinan efek samping jangka pendek

  • Peningkatan detak jantung
  • Peningkatan tekanan darah
  • Lonjakan gula darah
  • Peningkatan produksi insulin
  • Peningkatan penyimpanan lemak dalam tubuh
  • Peradangan
  • Hiperaktif

Kemungkinan efek samping jangka panjang

  • Kegemukan atau obesitas
  • Peradangan
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Diabetes tipe 2
  • Kanker

Meskipun berbahaya, namun beberapa ahli menegaskan bahwa mengonsumsi gula merah pada tingkat yang disarankan atau tidak berlebihan tidak akan meningkatkan risiko beberapa penyakit di atas. Pada tahun 2015, The Dietary Guidelines for Americans Advisory Committee merekomendasikan bahwa batas atas mengonsumsi gula tidak boleh lebih dari 10% dari total kalori setiap hari yang Anda konsumsi. 

Meskipun begitu, bagi penderita diabetes sangat perlu berhati-hati saat mengonsumsi gula. Baik diabetes tipe 1 maupun tipe 2 perlu menjaga kadar gula darah yang sehat untuk menghindari hiperglikemia. Karbohidrat, termasuk gula merah dapat menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat. Jika Anda menderita diabetes pastikan makanan yang Anda konsumsi bebas gula atau tidak. 

Selain bahaya gula merah yang telah disebutkan di atas, ada kelemahan dari mengonsumsi gula merah secara berlebihan, yaitu masalah gigi. Gula tambahan yang biasa terdapat pada minuman kemasan, mengandung bakteri dan asam yang tidak sehat di mulut. Asam tersebut akan merusak gigi, menyebabkan gigi berlubang dan erosi yang lebih parah.

Read More

Inilah Olahraga yang Aman Dilakukan Seteleh Melahirkan

Memutuskan untuk langsung berolahraga setelah melahirkan bukanlah hal yang bijaksana. Anda harus memberi jeda minimal 2 minggu setelah kelahiran normal dan 6 minggu setelah kelahiran caesar untuk bisa mulai berolahraga kembali. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan Anda masih dalam masa pemulihan pasca melahirkan. Meski tidak bisa dipungkiri bahwa olahraga setelah melahirkan turut memberikan manfaat baik bagi tubuh seperti dapat menurunkan berat badan dan mengembalikan stamina tubuh. Anda dapat memilih jenis olahraga dengan gerakan simpel serta tidak terlalu menguras energi. Berikut ini merupakan 5 jenis olahraga yang aman dilakukan setelah melahirkan.

  1. Senam kegel

Olahraga yang satu ini sangat disarankan untuk dilakukan setelah melahirkan. Senam kegel dapat membantu mengencangkan otot-otot vagina. Gerakan yang perlu dilakukan sangat sederhana, yaitu seperti ketika sedang menahan buang air kencing. Tahan selama 10 detik kemudian lepaskan. Anda cukup melakukan 1 sesi dengan pengulangan 10 kali gerakan. Sesi dapat ditambahkan bergantung dengan kondisi tubuh seterusnya. Senam kegel juga dapat membantu mengurangi risiko inkontinensia yang membuat Anda mudah mengompol setelah melahirkan.

  • Jalan kaki

Olahraga berupa jalan kaki cukup mudah dilakukan kapan saja dan di mana saja. Setelah lama tidak berolahraga, tentu tubuh Anda butuh penyesuaian. Jalan kaki sebentar saja dengan santai untuk 3 hari pertama untuk permulaan. Setelah itu, Anda dapat meningkatkan durasi dan kecepatan berjalan. Anda juga bisa memberi beban tambahan dengan menggendong bayi ketika berjalan. Selain mengembalikan kebugaran tubuh, jalan kaki dapat bermanfaat untuk melatih respon otot. Caranya, berikan variasi berupa berjalan zig zag dan mundur sehingga respon otot akan ikut terlatih. Anda dapat melakukan olahraga ini pada pagi dan sore hari.

  • Latihan otot perut

Setelah melahirkan, otot perut akan menjadi kendor. Olahraga berupa latihan otot perut dapat Anda lakukan setelah melahirkan, lho. Olahraga ini cukup aman dilakukan terutama jika dokter menyarankannya. Caranya tidak begitu sulit. Anda bisa duduk dengan tegak kemudian menarik napas dalam-dalam. Setelah itu, tahan perut dan kontraksikan ketika Anda menarik napas. Anda dapat mengeluarkan napas dengan perlahan dan santai. Lakukan secara teratur setiap hari untuk hasil maksimal. Anda bisa menambah kekuatan kontraksi secara bertahap asal disesuaikan dengan kondisi tubuh.

  • Latihan otot punggung

Selain otot perut, Anda juga dapat melakukan olahraga otot punggung. Olahraga otot punggung pada dasarnya mirip dengan sit up hanya saja dilakukan dengan tahapan tertentu. Cara untuk melakukan latihan otot punggung dimulai dengan berbaring telentang dilantai. Posisikan lengan lurus di samping badan Anda. Selanjutnya tekuk lutut Anda. Pastikan telapak kaki dan punggung rata dengan lantai. Tahan posisi tersebut dan tarik napas dalam serta biarkan bagian perut rileks. Angkat kepala dan leher secara perlahan bersamaan dengan mengeluarkan napas. Anda bisa melakukannya selama 10-20 kali saja. Jika tubuh sudah mulai terbiasa, Anda dapat menambahkan intensitasnya. Selain itu, Anda bisa mulai menambahkan gerakan berupa mengangkat bahu bersama kepala dan leher. Jika sudah mulai terbiasa, tambahkan gerakan lagi berupa mengangkat kepala hingga bahu bersamaan dengan mengangkat kaki hingga lutut. Anda juga dapat menahan posisi tersebutselama 3 hingga 5 detik. Olahraga berupa latihan otot punggung tidak hanya baik bagi otot punggung saja namun juga membantu membakar banyak kalori tubuh.

  • Kneeling pelvic tilt

Untuk membantu meredakan sakit punggung, Anda dapat melakukan olahraga setelah melahirkan berupa kneeling pelvic tilt. Selain itu, olahraga ini juga dapat membantu mengencangkan perut Anda. Caranya yaitu dengan memosisikan badan seperti ketika akan merangkak. Bagian punggung dibuat serileks mungkin. Usahakan bagian punggung lurus dan tidak melengkung. Setelah itu, tarik napas sambil menarik bokong ke depan dan tahan 3 detik. Setelah 3 detik, kembalikan posisi tubuh seperti semula sambil menghembuskan napas.

Sebelum mulai berolahraga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Bagi Anda yang mengalami komplikasi selama masa kehamilan, meski melahirkan dengan normal, maka sebaiknya tunda dulu aktivitas berolahraga setelah melahirkan. Jika dipaksakan maka dapat menyebabkan kondisi kesehatan tertentu. Pastikan Anda telah berkonsultasi mengenai olahraga setelah melahirkan untuk meminimalisir risiko yang mungkin muncul.

Read More

Mengenal 5 Masalah Gizi Bayi, Jangan Sepelekan!

Setiap orangtua tentu saja menginginkan bayinya mendapatkan gizi dan nutrisi yang baik serta tercukupi. Namun, asupan gizi harian bayi kadang tidak sesuai kebutuhannya, sehingga akan menimbulkan masalah gizi pada bayi itu sendiri.

masalah gizi bayi

Gizi yang tidak tercukupi akan membuat tumbuh kembang bayi tidak berjalan baik. Dampaknya akan terus berlanjut hingga bayi menginjak usia kanak-kanak bahkan dewasa.

Berbagai Masalah Gizi Bayi yang Perlu Diperhatikan

Bayi diharapkan mendapatkan asupan gizi dan nutrisi yang cukup selama periode 1000 hari pertama usianya. Usia ini mulai dihitung sejak di awal masa kehamilan atau disebut juga dengan periode emas.

Jika di periode ini terdapat masalah gizi bayi, maka dapat mengganggu perkembangan fisik dan intelektualitasnya.

Berikut sejumlah masalah gizi pada bayi yang penting untuk diperhatikan oleh Anda sebagai orangtua.

  1. Berat Badan Lahir Rendah

Bayi lahir dengan berat badan rendah merupakan salah satu masalah gizi. Berat bayi saat lahir harusnya di atas 2,5 kg. Jika bayi lahir di bawah berat normal tersebut akan berisiko mengalami gangguan perkembangan dan mudah terserang penyakit. 

Bayi yang lahir dengan berat badan rendah ini akan membutuhkan perawatan intensif di ruang NICU. Bayi juga perlu diberikan ASI eksklusif setelah lahir.

Bagi ibu hamil memang penting untuk memastikan bahwa gizi selama masa kehamilannya tercukupi dengan baik. Terutama kebutuhan asam folat, zat besi, kalsium, dan protein.

  1. Bayi Kekurangan Gizi

Menurut Permenkes Nomor 2 Tahun 2020 mengenai Standar Antropometri Anak, bayi disebut kekurangan gizi ketika pengukuran berat badan menurut tinggi badannya berada di bawah normal.

Jadi, pengukuran tinggi dan berat badan bayi itu memiliki satuan yang disebut SD atau standar deviasi. Bayi yang disebut memiliki gizi baik ketika berat badan dihitung dari tinggi badannya ada di rentang -2 SD sampai 2 SD. Sedangkan bayi yang memiliki pengukuran berada di rentang -3 SD sampai kurang dari -2 SD disebut mengalami kekurangan gizi.

Misalnya, bayi perempuan yang berusia 8 bulan yang harusnya memiliki berat 8 kg, tetapi hanya memiliki berat 6 kg saja. Jadi disebut kekurangan gizi. Dampak buruknya adalah akan mempengaruhi perkembangan otak, metabolisme, dan juga otot bayi.

  1. Masalah Gizi Buruk

Gizi buruk ini jika mengambil informasi dari WHO didefenisikan jika skor z pada grafik pertumbuhan bayi kurang dari -3 SD. Jadi kondisi ini ketika berat badan berdasarkan tinggi badan bayi jauh dari rentang yang seharusnya.

Misalnya, masih mengambil contoh di atas, seorang bayi perempuan yang berusia 8 bulan dengan berat badan seharusnya 8 kg, namun hanya memiliki berat kurang dari 5,8 kg. Inilah yang disebut dengan kondisi gizi buruk pada bayi. 

Dampak buruknya juga tidak jauh berbeda dari kekurangan gizi. Masalah gizi buruk pada bayi juga akan mengganggu perkembangan kognitifnya.

  1. Masalah Kelebihan Gizi

Ternyata tidak hanya kekurangan gizi saja yang menimbulkan masalah gizi bayi, tetapi kelebihan gizi juga tidak baik. Kelebihan gizi ini adalah kondisi ketika berat badan bayi berdasarkan tinggi badannya berada di atas rentang normal. Dikatakan kelebihan gizi ketika pengukurannya ada di rentang +2 SD sampai +3 SD. 

Apa dampak buruk jika kelebihan gizi ini? Kelebihan gizi akan memicu terjadinya obesitas pada bayi. Sedangkan obesitas sendiri menjadi pemicu berbagai penyakit untuk jangka panjangnya.

  1. Stunting

Anda pasti sering mendengar istilah stunting ini. Yaitu kondisi bayi yang kekurangan gizi kronis karena kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga bayi mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Stunting tidak jauh berbeda dengan kondisi bayi kekurangan gizi. 

Masalah gizi bayi seperti stunting ini akan menyebabkan ukuran tubuh anak tidak normal atau lebih kerdil dibanding anak seusianya. Solusinya bisa dengan mengusahakan agar anak mendapat ASI dan MPASI yang bergizi demi untuk pemenuhan gizi bayi.

Read More

Phobia Darah, Ini Cara Mengobatinya!

Pernahkah Anda begitu merasa ketakutan saat melihat darah? Jika Anda mengalmai hal tersebut, bisa jadi Anda phobia darah. Bahkan, pada beberapa orang bisa membuat mereka mual, muntah hingga pingsan saat melihat darah. 

phobia darah

Phobia terhadap darah ini disebut dengan hemophobia, dan hal ini bisa berdampak besar pada kesehatan Anda secara keseluruhan. Umumnya, orang yang phobia terhadap darah akan menunda prosedur medis penting bagi tubuhnya. Hal itulah yang bisa menyebabkan masalah kesehatan penderita. Lalu bagaimana cara mengobatinya?

Apa itu hemophobia?

Hemophobia sendiri berasal dari bahasa Yunani “haima” (darah) dan “phobos” (ketakutan). Phobia terhadap darah ini adalah ketakutan yang abnormal dan terjadi secara terus menerus saat Anda melihat darah. Para penderita phobia ini akan takut, cemas, dan panik saat melihat darahnya sendiri, darah hewan, ataupun darah orang lain. Bahkan, pada gambar atau film yang terdapat darah pun mereka akan panik. 

Darah bisa jadi mengingatkan mereka tentang pengalaman mereka akan darah ataupun cedera yang diderita. Beberapa orang yang menderita phobia ini mengalami reaksi phobia yang khas, yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan detak jantung yang cepat. 

Tetapi, penderita lain yang mengalami reaksi atpikal biasanya ditandai dengan penurunan tekanan darah dan detak jantung yang menyebabkan mereka pucat serta lemah. Mereka bahkan mudah pingsan. 

Gejala phobia darah

Umumnya, hampir semua jenis phobia memliki gejala dan emosional yang sama, pun dengan hemophobia. Gejala tersebut dapat dipicu dari melihat darah secara langsung ataupun tidak langsung. Nah, berikut beberapa gejala fisik yang biasanya terjadi:

  • Kesulitan bernapas
  • Detak jantung cepat
  • Sesak napas atau nyeri dada
  • Gemetar
  • Merasa mual di sekitar darah atau cedera
  • Berkeringat

Tidak hanya gejala fisik saja yang muncul, bahkan gejala emosi pun bisa muncul, seperti perasaan cemas yang ekstrim, keinginan yang kuat untuk melarikan diri dari situasi tersebut (adanya darah di sekitarnya), merasa seperti Anda kehilangan kendali, merasa seperti Anda mau pingsan atau mati, dan merasa tidak berdaya atas ketakutan Anda. 

Bagaimana mengobati phobia darah?

Ada beberapa pilihan untuk mengobati phobia darah ini, dan berikut di antaranya:

  • Terapi prilaku kognitif atau cognitive behavioral theraphy (CBT). Adalah perawatan yang melibatkan pemeriksaan dan perubahan pikiran dan perilaku yang mendasari dan berkontribusi pada gejala yang tidak diinginkan. CBT adalah pengobatan efektif untuk phobia ini.
  • Terapi desesitisasi. Adalah pengobtan untuk phobia yang melibatkan bertahap dengan memaparkan apa yang ditakuti (phobia) orang tersebut, pada hal di sini adalah darah. Hal tersebut dilakukan sampai situasi atau darah tidak lagi menimbulkan rasa takut pada dirinya. Terapi ini umumnya sangat efektif dalam mengobati phobia darah.
  • Relaksasi. Apapun mulai dari pernapasan dalam hingga olahraga dan yoga dapat membantu mengobati hemophobia. Dengan melakukan Teknik relaksasi ini dapat membantu Anda meredakan stres dan gejala fisik yang muncul akibat phobia. 

Selain beberapa terapi tersebut, penggunaan obat pun sering diresepkan untuk membantu mengobati atau megnurangi gejala hemophobia. Berikut beberapa obat yang biasanya diberikan pada penderita phobia darah. 

  • Antidepresan, atau yang disebut dengan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) dapat digunakan untuk mengobati phobia. Terkadang obat-obatan digunakan bersamaan dengan pengobatan lain seperti desensitisasi atau terapi lainnya. 
  • Beta-blocker, adalah obat yang melawan efek adrenalin dalam tubuh. Obat-obatan ini digunakan untuk mengobati phobia. Propranolol (Inderal) adalah salah satu jenis beta-blocker. 
  • Benzodiazepine, adalah obat lain yang juga digunakan untuk mengobati phobia. Obat ini dapat membuat Anda lebih rileks, tetapi dapat membuat Anda ketagihan dan overdosis. Oleh karena itu, jangan menggunakan obat tersebut tanpa resep dokter. 

Jadi, jika Anda mengalami phobia darah bicaralah dengan dokter tentang ketakutan Anda terhadap darah. Terutama jika hal tersebut telah membuat Anda ketakutan berlebihan hingga hampir pingsan. Lakukan perawatan secara rutin sesuai anjuran dokter dan jangan melewatkannya. 

Read More

Cara Membuat Masker Buah Naga

Pada umumnya kebanyakan orang menggunakan produk kecantikan untuk merawat kulit, tetapi tidak sedikit pula yang menggunakan bahan alami untuk perawatan kulit. Selain murah, biasanya bahan alami yang dipakai untuk perawatan kulit mudah untuk didapat. Salah satu contohnya adalah masker buah naga, cara mempercantik kulit dengan bahan alami yang minim risiko negatif.

masker buah naga

Buah naga memiliki khasiat untuk mencerahkan wajah sekaligus meremajakan sel kulit, cara membuat masker dengan buah ini juga terbilang tidak sulit. Masker dengan bahan ini bisa menghaluskan kulit, kulit yang kasar yang biasanya disebabkan oleh sel-sel kulit mati yang menumpuk karena jarang dibersihkan.

Tips Membuat Masker Buah Naga

Buah naga memiliki banyak jenis dan yang paling sering digunakan untuk masker adalah buah naga unggu dan merah. Kandungan nutrisi di dalam dua jenis buah ini menjadi paling tinggi ketimbang jenis yang lain, cara membuat masker dengan buah naga jenis ini pun terbilang mudah, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

  • Sediakan setengah bagian buah naga merah dan ungu berukuran sedang, lalu potong menjadi bagian yang lebih kecil, kemudian haluskan.
  • Bisa ditambahkan bahan lain seperti air perasan lemon, minyak zaitun dan madu, bisa dipilih salah satunya.
  • Kemudian aduk hingga rata campuran buah naga yang sudah dilhaluskan sebelumnya dan salah satu jenis bahan tambahan.
  • Setelah itu, aplikasikan campuran bahan masker pada area wajah yang sudah dibersihkan, biarkan selama sekitar 20 menit hingga mengering.
  • Jika sudah bilas wajah menggunakan air dingin, tujuannya agar pori-pori wajah dapat kembali menutup.
  • Selesai, sangat mudah dalam membuat masker alami menggunakan bahan buah naga, selain itu manfaat yang diberikan sangat banyak.

Manfaat Masker Buah Naga

  1. Menutrisi Kulit

Buah naga dikenal sebagai salah satu jenis buah yang kaya akan kandungan vitamin C, B3, dan E. Kombinasi vitamin ini memberi khasiat yang sangat bermanfaat untuk kulit tubuh dan wajah, baik dari dalam maupun luar. Beberapa kandungan tersebut juga membuat buah naga mampu membuat kulit menjadi sehat dan mulus.

  • Mengatasi Jerawat

Buah naga kaya akan antioksidan, bersama Vitamin C kandungan tersebut mampu membantu mengatasi masalah jerawat yang menyerang kulit wajah. Cukup oleskan masker buah ini pada area wajah yang terdapat jerawat dan diamkan selama sekitar 20 menit, setelah itu bilas dengan bersih, lakukan cara ini rutin dua kali seminggu.

  • Mencegah Penuaan Dini

Kandungan Vitamin E pada buah naga juga memiliki manfaat besar bagi kesehatan kulit, Vitamin E merupakan kandungan yang dikenal mampu mencegah dan memperlambat penuaan dini pada kulit wajah. Cara untuk mendapatkan manfaat ini juga mudah karena hanya dengan memakainya sebagai masker wajah.

  • Mencerahkan Kulit

Selan menyehatkan kulit, kandungan Vitamin E pada buah naga juga sangat berkhasiat untuk mencerahkan kulit wajah. Manfaat ini bisa didapat jika seseorang memang rutin menggunakan bahan alami ini untuk masker wajah, seiring pemakaian wajah akan menjadi lebih cerah dan berseri secaa bertahap.

  • Menghidrasi Kulit

Buah naga memiliki kadar air yang tinggi hingga mencapai 90 persen, hal ini membuah buah ini menjadi salah satu dari berbagai jenis buah-buahan yang memiliki kemampuan menghidrasi kulit. Cara mendapatkan manfaat ini sangat mudah hanya dengan mengonsumsi buah naga secara rutin setiap harinya, kulit wajah dan tubuh yang cenderung mengering akan kembali lembap.

Read More

Mengenal Ciri-ciri Kecanduan Energy Drink dan Alternatif Menghentikannya

menilik bahaya kecanduan energi drink

Minuman berenergi atau energy drink tentu sudah tidak asing lagi dong? Meski dapat menambah tenaga, ternyata energy drink tidak boleh dikonsumsi berlebihan dan rutin. Sebab Anda bisa saja menjadi kecanduan energy drink dan memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Energy drink merupakan minuman yang membuat peminumnya jadi lebih bertenaga dan fokus. Biasanya minuman ini dikonsumsi oleh orang-orang yang melakukan pekerjaan fisik dan membutuhkan konsentrasi. 

Di dalam energy drink terkandung asam amino L-taurin, kafein, ramuan herbal lain, hingga vitamin B yang memberikan manfaat penambah tenaga dan fokus pada seseorang. Namun, ada kandungan lain dalam minuman berenergi yang tidak aman jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Kecanduan Energy Drink dan Ciri-cirinya

Seseorang yang rutin mengkonsumsi minuman berenergi dan jumlahnya banyak, bukan tidak mungkin bisa menjadi kecanduan energy drink. Meskipun secara resmi istilah tersebut belum ada. Seseorang tentu bisa menjadi kecanduan energy drink jika dikonsumsi secara berlebihan sehingga menjadi sulit untuk menghentikannya. Meskipun kecanduan energy drink tidak seberbahaya kecanduan alkohol maupun narkotika, tetap saja energy drink ini memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

Ciri-ciri seseorang kecanduan energy drink dapat dilihat karena biasanya ciri-ciri umumnya tidak jauh berbeda dari kecanduan lainnya, yaitu:

  • Ada dorongan kuat untuk meminumnya
  • Tubuh akan terasa lemas, mood berantakan, dan kepala terasa sakit jika tidak mengkonsumsinya
  • Akan terasa sulit jika tidak meminumnya lebih dari satu botol atau kaleng dalam sehari
  • Ada khayalan rasa nyaman saat meminumnya

Efek samping jika sudah terlalu banyak minum energy drink juga pastinya ada. Semakin banyak Anda minum energy drink, semakin banyak pula pemanis buatan dan kafein masuk ke dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa kedua jenis zat ini dapat menyebabkan darah tinggi dan diabetes tipe 2. Bahkan, pemanis buatan dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal, gigi berlubang, dan berat badan meningkat.

Faktor Penyebab Kecanduan Energy Drink

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab seseorang kecanduan energy drink, cepat ataupun lambat. Apa saja?

  • Riwayat Pribadi dan Keluarga

Orang yang ada di lingkungan yang menganggap lumrah mengkonsumsi energy drink biasanya akan menjadi kecanduan karena tidak ada yang membatasi jumlah konsumsinya.

  • Adanya Pemahaman yang Salah

Tidak sedikit yang menganggap bahwa minuman berenergi merupakan solusi instan untuk mendapatkan tenaga ketika melakukan aktivitas harian. Sehingga ada sugesti tidak dapat beraktivitas sebelum minum energy drink.

  • Reaksi Kimia Otak

Efek samping dari gula dan kafein dapat mengurangi efek dopamin. Hormon dopamin dikenal dapat membantu mood Anda menjadi lebih baik sehingga Anda akan merasa senang ketika meminumnya. Namun, keseringan minum energy drink bisa membuat efek dopamin berkurang dan tubuh akan butuh lebih banyak asupan minuman berenergi ini agar efek dopamin sama seperti pertama kali mengkonsumsinya. Sehingga akan memicu meningkatkan jumlah konsumsi energy drink pada seseorang.

Alternatif Makanan dan Minuman Lain yang Bisa Dikonsumsi

Anda perlu membatasi jumlah konsumsi harian minuman berenergi agar tidak mengalami dampak buruk. Anda dapat mengganti dengan makanan atau minuman yang juga membantu Anda bertenaga, yaitu:

  1. Susu coklat yang merupakan kombinasi karbohidrat dan protein. Atau bisa juga mencoba selai kacang dengan smoothie pisang
  2. Minum air putih yang cukup saat banyak melakukan aktivitas, setelah berolahraga, maupun setelah bangun tidur
  3. Konsumsilah makanan yang kaya vitamin dan mineral. Misalnya sayuran, buah-buahan, yoghurt, atau kacang-kacangan

Rutinlah berolahraga meskipun sebentar karena dapat meningkatkan kadar serotonin dan endorphin dalam tubuh. Hal ini akan memberikan banyak energi di tubuh Anda.

Jika Anda sudah merasa kecanduan energy drink, sebaiknya coba untuk mengurangi atau berhenti sama sekali dengan menerapkan alternatif di atas. Namun, jika dirasa masih sulit untuk lepas dari rasa candu, bisa konsultasikan dengan dokter.

Read More

Ingin Tahu Manfaat Anggur Bagi Kesehatan? Cek Di Sini!

Tak hanya lezat untuk dikonsumsi, buah anggur memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh. Secara ilmiah anggur dikenal sebagai Vitis vinifera yaitu buah beri bulat kecil yang tumbuh berkelompok. Manfaat anggur sudah dikenal sejak dahulu karena manfaatnya yanng sangat banyak.

manfaat anggur

Bahkan ada yang mengatakan bahwa anggur adalah superfood  atau makanan super yang memiliki banyak sekali  manfaat untuk kesehatan. Sebagian gizi dan nutrisi yang terdapat dalam anggur baik untuk kesehatan jantung dan kesehatan lain secara keseluruhan. Jadi, apa sajakah manfaat anggur untuk tubuh Anda!

  • Peremajaan kulit

Anggur  dipenuhi dengan vitamin C dan antioksidan yang banyak, dan buah ini dapat membantu merevitalisasi kulit Anda. Faktanya, mereka bahkan dapat melindungi kulit Anda dari radiasi sinar ultraviolet yang menjadi penyebab kanker dan radikal bebas. Pun juga dapat menyebabkan keriput dan bintik hitam. Vitamin C pada anggur diperlukan agar kulit Anda membentuk kolagen yang dapat membantu memberikan kekencangan pada wajah Anda.

  • Kesehatan tulang

Manfaat anggur lainnya adalah sebagai sumber nutrisi mikro yang luar biasa seperti mangan dan zat besi yang penting bagi perkembangan dan kekuatan tulang Anda. Memasukkan anggur dalam makanan Anda sehari-hari dapat mencegah gangguan pada tulang, seperti osteoporosis. Mangan adalah elemen yang sangat penting dalam tubuh, yang dpat membantu dalam segala hal mulai dari metabolisme protein, pembentukan kolagen, dan fungsi sistem saraf.

  • Penyakit jantung

Buah anggur dapat membantu meningkatkan kadar nitrat dalam darah. Di mana hal tersebut akan membantu mencegah pembekuan darah. Jadi, anggur merupakan cara efektif untuk mengurangi kemungkinan terjadinya serangan jantung. Selainn itu, antioksidan yang ada di dalam anggur juga dapat mencegah oksidasi kolesterol LDL, yang dapat menyumbat pembuluh darah dan pemasok utama berbagai gangguan jantung koroner.

  • Membantu mengurangi obesitas dan diabetes tipe 2

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa polifenol yang ada dalam buah anggur dan produk anggur membantu mengurangi sindrom metabolik dan mencegah perkembangan obesitas dan diabetes tipe 2.

Anggur sendiri telah dikategorikan sebagai makanan indeks glikemik rendah dengan nilai GI berkisar antara 43-53. Sedangakan jus anggur dan ekstrak anggur dapat menawarkan keseimbangan gula darah yang lebih baik, regulasi insulin yang lebih baik, dan peningkatan sensitivitas insulin. Jadi, sertakan anggur dalam makanan harian Anda untuk mengurangi onesitas dan diabetes tipe 2.

  • Migran

Buah anggur yang sudah matang atau jus anggur adalah salah satu obat rumahan yang paling bermanfaat untuk menyembuhkan migran. Anda dapat mengonsumsi jus anggur tersebut pagi hari untuk meredakan migran. Ada banyak penyebab terjadinya migren dan sulit untuk menidentifikasi apa penyebab utamanya. Namun, bisa jadi penyebabnya adalah kurang tidur, kekurangan makanan, atau perubahan cuaca.

  • Kesehatan mata

Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam anggur akan melindungi retina dan lensa mata. Mereka terbukti dapat meningkatkan jangkauan pengelihatan, mengurangi ketidaknyamanan akibat silau matahari atau cahaya, meningkatkan kontras visual, dan mengurangi waktu yang dibutuhkan mata untuk pulih dari tekanan cahaya terang.

Radikal bebas pada mata dapat menyebabkan katarak, penyakit kardiovaskular, kanker dan berbagai masalah mata terkait usia. Terkait dengan degenerasi makula yang terjadi ketika usia yang semakin tua. Untungnya, antioksidan yang terdapat pada anggur memiliki manfaat anti penuaan tertentu, yang tidak hanya membantu Anda terlihat lebih muda saja, tetapi juga merasa lebih muda dan mencegah kondisi terkait usia seperti katarak. Manfaat anggur memang luar biasa sekali, Anda bisa mengonsumsinya sebagai camilan, pencuci mulut ataupun tambahan pada beberapa hidangan lainnya. Meskipun banyak sekali manfaat yang baik bagi kesehatan, namun mengonsumsi anggur secara berlebih an pun tidak akan baik bagi tubuh. Ada baiknya untuk tetap mengonsumsi dalam batas yang normal dan sesuai kebutuhan.

Read More