Tak Boleh Diremehkan, Ini Pentingnya Masker Wajah Pria

Masker wajah pria diperlukan untuk membuat wajah lebih cerah dan segar

Ada banyak faktor mengapa laki-laki cenderung abai terhadap penampilan, utamanya wajah, mereka. Tak seperti wanita, pria justru lebih malas untuk melakukan perawatan kulit wajah, seperti menggunakan masker. Padahal, masker wajah pria juga tak kalah penting manfaatnya, lho.

Apalagi ditambah kenyataan bahwa kebanyakan pria lebih banyak menghabiskan waktunya berada di luar ruangan. Hal itu tentu saja membuat kulit pria rentan mengalami masalah lantaran kerap terpapar debu dan kotoran. dalam kehidupan sehari-hari wajah pria lebih banyak terpapar debu dan juga kotoran. 

Belum lagi ditambah kenyataan bahwa struktur kulit pria mudah mengeluarkan keringat dan minyak. Ini artinya mereka perlu tau pentingnya masker wajah pria agar terhindar dari beragam masalah di kulit wajah.

  • Apa Pentingnya Penggunaan Masker Wajah?

Masker wajah merupakan perawatan yang ampuh untuk mengatasi berbagai macam masalah kulit wajah. Salah satu kegunaan masker wajah pria adalah untuk menyerap minyak berlebih dan mengeluarkan kotoran. Selain itu penggunaan masker dapat juga mengecilkan pori-pori Anda. Lebih dari itu, masker wajah jika diaplikasikan secara teratur diyakini efektif untuk mencerahkan, melembabkan, serta menutrisi kulit wajah. 

Di bawah ini terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai betapa pentingnya masker wajah pria sehingga tak dapat diremehkan begitu saja:

  • Membersihkan Kulit Wajah secara Menyeluruh

Penggunaan masker wajah sangat bermanfaat untuk menghapus kelebihan produksi minyak serta membersihkan kulit wajah sampai ke dalam pori-pori kulit. Bila Anda terbiasa beraktivitas di luar ruangan maka akan banyak sekali kotoran yang menempel di muka Anda. Masker wajah pria dapat memecahkan masalah tersebut.

  • Menutrisi dan Melembabkan Kulit Wajah

Produk masker wajah pada umumnya mengandung vitamin, essential oils, dan bahan-bahan anti-aging yang memiliki khasiat untuk menutrisi dan memperbaiki kulit. Pria pemilik kulit wajah yang bersifat kering disarankan untuk menggunakan masker wajah agar membuatnya menjadi melembabkan kulit. 

Anda bisa menggunakan masker yang berbahan dasar atau terbuat dari alpukat, minyak zaitun, dan madu yang memang dikenal dapat membantu menambah kelembaban wajah dan bisa membantu menghilangkan sel-sel kulit mati.

  • Mengencangkan Kulit Wajah

Mengencangkan dan meningkatkan elastisitas kulit wajah bisa saja menjadi salah satu manfaat masker wajah pria. Tak ada salahnya bagi Anda, para pria, sesekali memanjakan kulit wajah.

  • Memperbaiki Masalah Kulit

Bagi Anda yang sedang mengalami beberapa masalah kulit seperti kulit sensitif, iritasi dan kemerahan, sunburn, maupun jerawat, dapat melirik masker wajah. Jika Anda menemukan yang cocok dan tepat, penggunaan masker wajah bisa membantu meredakan masalah kulit Anda tersebut. 

Tak hanya itu, penggunaan masker wajah pria, khususnya yang mengandung vitamin C, juga bisa membuat wajah kamu lebih fresh. Masker wajah tersebut juga dapat menghilangkan kantung mata yang timbul karena kelelahan. 

Agar mendapatkan hasil yang maksimal. Gunakan masker wajah satu sampai dua kali dalam seminggu. Sekali pemakaian, paling hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja. 

***

Jika mau ditelusuri lebih jauh dan luas, sebenarnya salah satu pemicu mengapa pria begitu enggan merawat kulit wajahnya adalah termakan stereotip bahwa yang melakukan perawatan adalah wanita. Bila ada pria yang melakukan perawatan wajah, maka maskulinitasnya perlu ditanyakan.

Sebenarnya narasi-narasi klise tersebut bisa kita buang jauh-jauh mulai dari sekarang. Baik pria maupun wanita sah-sah saja untuk melakukan perawatan wajah, termasuk menggunakan masker. Apalagi jika kita menilik kembali betapa pentingnya masker wajah pria untuk menjaga kesehatan dan kondisi kulit. Jadi, sempatkanlah waktu untuk sedikit memanjakan kulit Anda.

Read More

Risiko Chemical Peel Sendiri di Rumah

Tidak diragukan lagi bahwa banyak orang terutama perempuan ingin mempunyai wajah yang putih, bersih dan terlihat segar. Tak sedikit perempuan yang melakukan segara cara baik menggunakan berbagai macam produk kosmetik hingga menjalani perawatan Chemical Peel. Meski demikian, salah satu perawatan wajah ini bisa saja merusak wajah jika dilakukan dengan asal.

Tujuan perawatan ini memang baik yakni memperbaiki dan membuat lembut lapisan kulit terluar yang sudah rusak. Namun, perawatan ini juga bisa membuat kulit wajah mengelotok hingga memerah seperti terbakar. Hal ini diakibatkan karena adanya pengelupasan kulit ketika melakukan perawatan wajah ini, dampak lainnya adalah gampang terserang flek atau bintik hitam.

Dampak Chemical Peel

Elastisitas pada kulit akan berkurang jauh jika kulit tersebut menjadi tipis dan biasanya akan sangat sensitif terhadap sinar matahari. Selain itu, kulit tidak memiliki pigmen yang cukup melindunginya dari penuaan dini. Hal ini membuat seseorang memerlukan perawatan ekstra, alasannya karena kulit tak jarang terlihat menampakkan garis-garis harus.

Pakar kulit dan kelamin, Dr Retno Iswari Tranggono, SpKK menyebut bahwa tidak benar-benar ada istilah beauty is pain. Menurutnya kulit cantik dan sehat bukan merupakan hasil dari perawatan dengan cara instan. Melainkan menggunakan perawatan yang benar-benar rutin dan selalu terjaga kondisinya.

Diakui oleh Dr Retno Iswari Tranggono, SpKK bahwa kulit perempuan Indonesia tidak akan pernah seputih kulit perempuan Jepang atau China. Hal ini berdasar pada melalin atau zat warna kulit yang terdapat di dalam tubuh perempuan Aisa sudah cukup banyak. Hal ini berdampak pada proses pemutihan maka pigmen yang seharusnya menolak sinar matahari malah berkurang.

Lebih lanjut, diakui oleh Retno Iswari bahwa teknik pengelupasan atau peeling yang dilakukan baik menggunakan alat atau krim saat ini memang memberikan hasil yang instan. Namun, misalnya satu kali lepas dari penggunaan krim pengelupasan maka wajah secara otomatis akan kembali menjadi hitam.

Tak hanya membuat wajah kembali hitam, sekali berhenti melakukan pemakaian produk krim peeling tersebut bisa lebih parah dari itu. Misalnya seperti membengkak, muncul bintik-bintik putih dan hitam hingga jerawat ganas. Meski demikian, jika seseorang sudah dalam kondisi ini, terdapat beberapa cara untuk mengobatinya.

Dampak yang paling dikhawatirkan adalah jika krim yang digunakan mengandung zat pemutih seperti merkuri, Retin A dan hydroquinon. Beberapa kandungan ini jika digunakan akan masuk ke pembuluh darah dan menimbulkan pembengkakan, paling parah bisa menimbulkan kanker kulit hingga merusak ginjal dan hati.

Salah satu dampak paling parah penggunaan peeling secara mandiri di rumah bisa dialami ibu hamil. Dampak buruk ini bisa disebabkan karena beberapa kandungan yang disebutkan di atas, bahan-bahan tersebut bisa membuat keracunan pada embrio, teratogenic hingga munculnya cacat pada janin ibu hamil.

Terlepas dari Chemical Peel yang dianggap merupakan cara instan untuk merawat kulit, terdapat cara yang lebih aman. Pada dasarnya kulit manusia mengalami pertumbuhan setiap 21 hari untuk melakukan regenerasi. Nantinya kulit mati bisa diangkat menggunakan scrub atau dengan menggunakan alat micro dermabration atau teknik mengangkat kulit mati dengan bubuk abrasi.

Cara tersebut membuat lapisan kulit tanduk akan terangkat, selain itu untuk melakukan perawatan scrubbing seseorang tak perlu menunggu berumur lebih dari 20 tahun karena bisa dilakukan sejak usia 17 tahun. Berbeda dengan peeling dan micro dermabration yang baru bisa dilakukan mulai umur 30 tahun.

Read More

Perhatikan Make Up Anak, Walau Cuma Berwujud Mainan

Ketika berdandan apakah si kecil diam-diam memperhatikan Anda? Jika ya, Anda harus mulai berhati-hati dan melakukan pengawasan ketika anak mencoba merias wajahnya dengan make up yang Anda pakai. Rasa penasaran juga mungkin tumbuh ketika ia menonton tutorial make up anak yang banyak terdapat di internet.

Ketika anak mulai meminta untuk dibelikan perangkat make up, sebaiknya Anda alihkan dahulu rasa penasaran mereka dengan memberinya make up mainan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan risiko padanya. Sebab, biar bagaimana juga make up yang tersedia di pasaran tak diperuntukkan bagi anak-anak.

Kendati Anda memberikan make up anak mainan, Anda juga wajib selektif dan mencari informasi yang akurat mengenai keamanan produk tersebut. Jika nantinya salah memilih produk make up anak, kesehatan si kecil akan menjadi taruhannya. Pasalnya kulit anak jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Sebagai orang tua harus memastikan betul-betul keamanan bahan pembuatan mainan makeup anak yang akan dibeli.

Tips Memilih Mainan Make Up Anak

Biasanya para ibu masih bingung ketika memilih mainan make up anak. Apakah produk yang sudah sesuai standar, memiliki sertifikasi halal, dan lulus BPOM sehingga menjamin keamanan saat dipakai oleh anak? Apakah nantinya akan membuat wajah anak menjadi iritasi serta gatal?  Berikut beberapa tips sebelum membelikan mainan kosmetik untuk anak :

  • Cocokkan dengan umurnya

Ini adalah hal pertama yang harus dipastikan saat orang tua membelikan mainan apa pun untuk anak, tak terkecuali mainan make up. Ini juga penting diperhatikan ketika kita berniat membelikan mainan untuk hadiah anak saudara atau anak sahabat.

  • Cek keamanan produk

Rata-rata semua mainan yang dijual di rak mainan aman untuk bayi, diembel-embeli label khusus, seperti food grade, SNI, BPOM, label halal, dan sebagainya. Memang benar, sebagian besar mainan itu aman, namun ada hal-hal pribadi yang perlu diperhatikan.

Lihat komponen yang terdapat dalam mainan make up anak. Apakah kaca riasnya mudah lepas dan akhirnya bisa melukai si kecil? Apakah tutup pensil alisnya terlampau runcing sehingga bisa melukai bayi, misalnya tercolok ke mata?

Apakah ada sekrup kecil yang mudah lepas dan tertelan? Apakah catnya terlalu mudah mengelupas, sehingga bisa termakan oleh anak? Hal- hal kecil seperti ini juga harus ikut diperhatikan juga untuk menghindari hal buruk terjadi dan demi keamanan si kecil ketika bermain.

  • Cek komposisi bahan pembuatan produk

Komposisi ini penting mengingat beberapa anak memiliki riwayat kulit sensitif. Sebagian besar mainan make up anak mungkin tidak mencantumkan komposisi, tetapi ada baiknya ibu mencari tahu lebih  banyak soal ini, terlebih jika mainan make up anak tersebut didatangkan dari luar negeri.

Komposisi yang dimaksud khususnya pewarna.  Apakah bahan pewarna untuk kosmetik anak tersebut aman? Pastikan bahan pewarna tersebut tidak mengandung zat kimia berbahaya yang dapat membahaykan anak saat memainkannya.

  • Beli make up yang mudah dibersihkan

Pilihlah produk kosmetik anak yang mudah dibersihkan, baik itu cat kuku, lipstik, lipgloss, dan sebagainya. Kosmetik yang mudah dihapus biasanya jarang sekali menimbulkan iritasi kulit pada anak.

  • Sesuaikan dengan karakter anak

Sekarang banyak sekali produk kosmetik yang bertemakan untuk anak. Misalnya tema-tema Princess Disney, Barbie, maupun Hello Kitty. Kosmetik ini akan membuat anak tidak cepat bosan memainkannya. Mereka juga lebih telaten untuk menyimpan dan menghemat penggunaannya, sehingga mainan tidak cepat rusak.

Itu dia beberapa tips yang bisa diperhatikan dan dipahami saat membelikan make up yntuk anak. Para orang tua juga wajib memberikan edukasi terlebih dahulu kepada anak hal-hal apa saja yang boleh dilakukan ketika bermain rias-merias. Misalnya, jika di dalam suatu produk terdapat lipstick ataupun lipgloss biasanya produk tersebut memiliki aroma wewangian yang enak dan memiliki warna yang menarik, sehingga sebagai orang tua harus memberikan pemahaman kepada anak jika produk tersebut tidak boleh dijilat ataupun dimakan.

Jika para Ibu masih khawatir dengan keamanan make up anak yang akan dibeli, Anda bisa memberikan anak produk make up yang dijamin aman seperti bedak padat khusus balita, pelembab wajah, atau produk make up anak yang sudah pasti teruji aman.

Read More