Menilik Perbedaan Asam Askorbat dan Asam Sitrat

Asam askorbat alami biasanya bersumber buah-buahan sitrus seperti jeruk

Dalam menjalankan mekanismenya, tubuh membutuhkan beragam zat agar berlangsung dengan lancar. Salah satu zat yang dibutuhkan adalah asam askorbat. Tubuh membutuhkan zat itu untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin c. Sebab, begitu banyak fungsi vitamin c dalam serangkaian mekanisme kerja tubuh.

Tubuh Anda membutuhkan vitamin C untuk pertumbuhan jaringan, perbaikan dan penyembuhan luka. Vitamin C juga mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel-sel dari zat-zat yang merusak DNA.

Fakta di lapangan menyebutkan bahwa ada sesuatu yang memiliki peran dan fungsi serupa dengan asam askorbat, yakni asam sitrat. Pertanyaannya adalah, apakah asam sitrat itu benar-benar identik dengan asam askorbat sehingga keberadaannya bisa untuk menggantikan asam askorbat? Berikut penjelasannya:

Definisi dan Pengertian

Untuk dapat mengidentifikasi keduanya, kita harus mengerti dahulu secara mendetail mengenai apa itu asam askorbat dan asam sitrat.

  • Asam Askorbat

Asam askorbat adalah nama bahan kimia alami dari vitamin C. Zat ini banyak ditemukan dalam buah, meski tak sedikit pula sayuran yang mengandung asam askorbat. Buah-buahan seperti jeruk, limau, hingga kiwi merupakan deretan jenis yang banyak mengandung asam askorbat. 

Menurut National Institutes of Health, kecukupan gizi yang dianjurkan untuk vitamin C adalah sebesar 75 mg untuk wanita dewasa dan 90 mg untuk pria. Sedangkan untuk perokok, memerlukan tambahan vitamin C sekitar 35 mg setiap hari.

Vitamin C termasuk dalam vitamin larut air dan tidak dapat disimpan dalam tubuh jika asupannya berlebihan. Beberapa bahan makanan seperti buah dan sayur akan berkurang kandungan vitamin C-nya saat terkena panas, sehingga asam askorbat dapat ditambahkan kembali ke makanan untuk meningkatkan atau mengganti vitamin C yang hilang selama proses memasak.

Sementara itu, asam askorbat umumnya digunakan untuk mengobati dan mencegah kekurangan vitamin C atau yang biasa disebut dengan skorbut (penyakit kekurangan vitamin C pada tubuh).

  • Asam sitrat

Sebenarnya asam sitrat tidak jauh berbeda dengan asam askorbat. Perbedaan yang paling kentara adalah senyawa ini merupakan buatan manusia atau sintetis. Asam sitrat juga memiliki antioksidan dan merupakan asam organik lemah yang ditemukan pada daun dan buah tumbuhan genus citrus. Senyawa ini merupakan bahan pengawet yang bisa digunakan sebagai penambah rasa asam pada makanan dan minuman ringan. 

Beragam Fungsi

Sifat utama asam askorbat dan asam sitrat merupakan antioksidan. Hal itu menjadikan keduanya dapat membantu menghilangkan oksigen selama proses produksi dan penyimpanan makanan. Oleh karena itu, baik asam askorbat dan asam sitrat memiliki fungsi utama sebagai penjaga kesegaran makanan dan rasa. Meski memang ada beragam fungsi lain dari keduanya.

Asam sitrat merupakan pengawet yang lebih umum digunakan, karena harganya lebih murah dan tersedia dalam jumlah banyak. Asam sitrat juga dapat menurunkan pH makanan dan minuman sehingga membantu cegah pertumbuhan bakteri dan mikroba.

Sedangkan asam askorbat melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk mempertahankan warna alami pada makanan tertentu, terutama buah-buahan, sayuran dan bahkan daging yang bisa berubah menjadi kecokelatan ketika terkena oksigen.

Mengenai Rasa

Kedua senyawa ini sama-sama digunakan dalam pengolahan makanan. Akan tetapi ada perbedaan rasa yang dapat mempengaruhi produk makanan yang dicampurkan.

Asam askorbat memiliki rasa yang sedikit pahit dan masam, sedangkan asam sitrat memiliki rasa yang tidak terlalu getir dan masam sehingga lebih disukai untuk meningkatkan rasa makanan seperti kue, minuman soda, minuman kemasan, dan permen.

Itulah beberapa hal yang sekiranya bisa membantu Anda mengidentifikasi perbedaan di antara asam askorbat dan asam sitrat. Kendati keduanya sama-sama dibutuhkan oleh tubuh, tetapi penggunaan yang tidak bertanggung jawab (berlebihan) bisa saja menimbulkan masalah kesehatan. 

Tags: 

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*